Breaking News:

KPK: Subsidi Listrik 450 VA dan 900 VA Lebih Efektif Jika Diberikan dalam Bentuk Tunai

Pahala Nainggolan mengatakan subsidi listrik 450 VA dan 900 VA akan lebih efektif jika diberikan langsung dalam bentuk tunai.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Sanusi
Tangkapan Layar: Kanal Youtube Itjen Kemenkeu
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dalam Seminar Nasional Sinergi Pengawasan PC-PEN pada Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengatakan subsidi listrik 450 VA dan 900 VA akan lebih efektif jika diberikan langsung dalam bentuk tunai.

Pahala mengatakan berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya saat kebijakan tersebut dicanangkan, kemungkinan risiko yang ada adalah penerima subsidi tidak tepat sasaran.

Baca juga: Cek Status BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta Melalui bsu.kemnaker.go.id atau WA 081380070175

Pihaknya merekomendasikan dari 32 juta pelanggan yang akan menerima subsidi agar dipadankan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Namun sayangnya, kata dia, pelanggan di PLN belum semuanya pakai NIK karena data pelanggan dibuat jauh lebih dulu dibandingkan dengan NIK.

Baca juga: Krisis Energi Singapura Semakin Genting, Tiga Pengecer Listrik Gulung Tikar, Otoritas Bertindak

Dengan demikian, kata dia, dari 32 juta pelanggan penerima subsidi akhirnya harus dipadankan dulu dengan Dukcapil agar pelanggannya punya NIK.

Dari situ, lanjut dia, barulah data tersebut dipadankan kembali ke DTKS.

Sampai dua bulan lalu, kata dia, progres dari proses tersebut baru 8 juta dari 32 juta pelanggan.

Kemudian, lanjut dia, dari 8 juta pelanggan sudah terlihat bahwa 50 ribu orang di antaranya yang memiliki NIK ternyata memasang sambungan ganda atau mempunyai beberapa sambungan listrik.

Pihaknya memandang NIK sebagai instrumen yang bisa memperkuat dan mengefektifkan pelayanan publik terutama waktu pemerintah memberikan bantuan subsidi tambahan bagi masyarakat miskin di PEN.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved