Sabtu, 18 April 2026

Hari Sumpah Pemuda

Sejarah Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Beserta Isi Teks Sumpah Pemuda

Tepat hari ini, Kamis (28/10/2021) bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93. Simak sejarah dan isi teks Sumpah Pemuda.

Instagram/isunbanyuwangi
Museum Sumpah Pemuda - Simak sejarah singkat dan isi teks Sumpah Pemuda, diperingati pada 28 Oktober. 

Para pemuda menyatukan tekadnya demi Indonesia dalam sebuah momentum yang dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Dalam buku 45 Tahun Sumpah Pemuda (1974) yang diterbitkan oleh Museum Sumpah Pemuda, disebutkan bahwa setelah Tri Koro Dharmo atau Jong Java, mulai muncul perkumpulan pemuda kedaerahan lainnya.

Selain Perhimpunan Indonesia, ada juga Jong Batak, Jong Minahasa, Jong Celebes, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Islaminten Bon, Pemuda Kaum Betawi, Pemuda Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) dan masih banyak lainnya.

Mereka merasa membutuhkan dukungan untuk bisa bersatu demi kemerdekaan.

Muncul inisiatif untuk bisa menggabungkan dari para perhimpunan pemuda ke dalam sebuah musyawarah besar.

Kongres Pemuda I akhirnya dilakukan pada 30 April sampai 2 Mei 1926.

Baca juga: ISI Teks Sumpah Pemuda dan Maknanya, Lengkap dengan Sejarah Terbentuknya Kongres Pemuda II

Baca juga: 30 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Ini Cara Membuatnya

Ceramah-ceramah yang diberikan dalam kongres itu belum bisa menyatukan persatuan Indonesia.

Masih adanya ego kedaerahan yang kuat dari tiap kelompok.

Kemudian, mereka sadar bahwa ego kedaerahan itu akan mempersulit Indonesia untuk bersatu dan berjuang melawan penjajahan.

Pada 27 sampai 28 Oktober 1928, kebanggaan dan rasa senasib para pemuda sebagai anak bangsa menjadikan mereka berkumpul lagi.

Kongres Pemuda II digelar, dengan kepanitiaan dari berbagai perkumpulan.

Sugondo Djojopuspito dari PPPI sebagai ketua, Djoko Marsaid dari Jong Java sebagai wakil ketua, Mohammad Yamin dari Jong Sumatranen Bond sebagai sekretaris, dan Amir Sjarifuddin dari Jong Batak sebagai bendahara.

Warga mengunjungi Museum Sumpah Pemuda, di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020). Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Museum Sumpah Pemuda dapat dikunjungi warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Senang bisa mengeksplorasi dan memberi panggung bagi keunikan dan keragaman Indonesia. Tribunnews/Irwan Rismawan #TribunNetwork #MataLokalMenjangkauIndonesia
Warga mengunjungi Museum Sumpah Pemuda, di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020). Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Museum Sumpah Pemuda dapat dikunjungi warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Senang bisa mengeksplorasi dan memberi panggung bagi keunikan dan keragaman Indonesia. Tribunnews/Irwan Rismawan #TribunNetwork #MataLokalMenjangkauIndonesia (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Mereka berkumpul di Batavia (Jakarta) dan mulai menyatakan sebuah kesepakatan bersama akan pentingnya persatuan pemuda.

Deklarasi pun dilakukan, dan dikenal dengan nama "Sumpah Pemuda".

Istilah "Sumpah Pemuda" sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved