Pemilu 2024

Diprediksi Koalisi dengan Nasdem, Golkar: Kami Terbuka dengan Siapapun

Sarmuji mengungkapkan syarat berkoalisi dengan Golkar harus satu visi tentang Indonesia yang majemuk.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gelaran Pemilihan Presiden 2024 diprediksi akan terjadi poros PDIP-Gerindra melawan Golkar-NasDem.

Politisi Golkar Sarmuji mengatakan bahwa konfigurasi politik masih bisa berubah.

Sebab, pemilu 2024 masih lama.

"Pemilu masih jauh, konfigurasi politik masih bisa berubah," kata Sarmuji lewat pesan tertulis, Kamis (4/11/2021).

Menurutnya, Partai Golkar bisa berkomunikasi baik dengan siapa saja untuk Pilpres 2024.

Golkar juga terbuka jika ada partai mau bekerja sama.

"Golkar bisa berkomunikasi baik dengan siapa saja. Yang pasti suasana Golkar yang sejuk bisa merangkul siapapun untuk bergabung," kata Ketua DPD Golkar Jawa Timur itu.

Sarmuji mengungkapkan, syarat berkoalisi dengan Golkar harus satu visi tentang Indonesia yang majemuk.

Serta menjadikan Pancasila ideologi negara sekaligus perekat nasional.

"Di luar itu, harus berjuang untuk menaikkan elektabilitas capres dan memenangkan pilpres," tandasnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved