Rabu, 10 Juni 2026

Penanganan Covid

Ada Kendala Sertifikat Vaksin? Akses Layanan Chatbot WhatsApp dari Kemenkes

Untuk mengakses layanan chatbot, masyarakat bisa menghubungi WhatsApp Kemkes RI ke nomor 081110500567.

Tayang:
Penulis: Nuryanti
Kompas.com/Ist
Ilustrasi WhatsApp. Untuk mengakses layanan chatbot, masyarakat bisa menghubungi WhatsApp Kemkes RI ke nomor 081110500567. 

Sementara itu, Chief of Digital Tranformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji, menjelaskan chatbot PeduliLindungi ini menggunakan nama KemenkesRI dengan centang hijau.

Chatbot tersebut digunakan sebagai layanan keluhan pengguna aplikasi PeduliLindungi, terutama yang mengalami kendala terkait sertifikat vaksinasi dan penyesuaian data.

“Semua kemudahan ini tentunya didesain dengan proses verifikasi dan tingkat keamanan yang mencukupi agar data dan privasi pengguna tetap terjaga dengan baik,” kata Setiaji.

Model pengamanannya sudah didesain dengan proses verifikasi dan end to end encryption.

Pada saat mengirim pesan sudah terenkripsi, sehingga data privasi dari pengguna akan tetap terjaga.

Verifikasi pengguna dilakukan dengan kode OTP pada nomor telepon yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi untuk menjaga keamanan datanya.

Baca juga: Distribusi Tak Merata, Masyarakat Pedalaman Masih Sulit Akses Vaksinasi Covid-19

Baca juga: 680.400 Donasi Vaksin Moderna dari Pemerintah Belanda Tiba di Indonesia

Dengan adanya Chatbot ini, lanjut Setiaji, akan menambah layanan pengaduan terhadap penggunaan sertifikat vaksinasi dan bisa diakses 24 jam.

“Chatbot PeduliLindungi diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mugkin masih terkendala dengan email dan call center PeduliLindungi."

"Sekarang bisa lebih mudah menyelesaikan masalah sertifikat vaksin hanya melalui chat WhatsApp yang langsung dijawab saat itu juga dengan jaminan layanan yang selalu siap 24 jam,” jelasnya.

Tak hanya itu, perubahan data info diri yang dilakukan melalui chatbot dapat langsung terupdate dengan cepat.

“Jadi, pada saat nanti mendapatkan konfirmasi dari chatbot tersebut pada saat itu juga sistem di dalam PeduliLindungi akan dilakukan perubahan."

"Kecuali kalau ada perubahan NIK-nya yang terpakai itu beda lagi,” pungkas Setiaji.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Berita lain terkait penanganan Covid-19

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved