Kamis, 4 Juni 2026

Kemenko PMK Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi di Akhir Tahun

Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK Sudirman mengingatkan potensi bencana hidrometeorolog

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews/Herudin
Warga melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, seusai hujan mengguyur Jakarta dengan lebat pada Jumat (16/10/2020) sore hingga malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan warga untuk waspada terhadap dampak fenomena La Nina yang mengancam masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. La Nina dapat memicu frekuensi dan curah hujan yang jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga berpotensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Tribunnews/Herudin 

Hingga penyediaan informasi wilayah terdampak, sosialisasi nomor emergency call 115 Basarnas.

Baca juga: Mensos Instruksikan Pendirian 7 Titik Lumbung Sosial di Lokasi Bencana Banjir Sibolangit

"Penanggulangan bencana hidrometeorologi harus menjadi fokus perhatian kita bersama tidak hanya saat darurat dan pasca bencana namun pada tahap prabencana," pungkas Sudirman.

Seperti diketahui, hingga 16 November 2021 telah terjadi 2.431 kali bencana. 98 persen diantaranya merupakan bencana hidrometeorologi.

Kejadian yang mendominasi adalah bencana banjir, kemudian puting beliung, dan tanah longsor.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved