Minggu, 10 Mei 2026

Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Arus Balik Nataru Diprediksi Terjadi pada 1-2 Januari, Korlantas Polri Lakukan Antisipasi

Arus balik libur Nataru diprediksi terjadi pada 1-2 Januari 2022, Korlantas Polri lakukan antisipasi.

Tayang:
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Inza Maliana
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI ARUS BALIK - Kendaraan melintas di sepanjang Tol MBZ, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). - Arus balik libur Nataru diprediksi terjadi pada 1-2 Januari 2022, Korlantas Polri lakukan antisipasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan terjadi sekitar 1-2 Januari 2022.

Meskipun sudah masuk hari ke-7 Operasi Lilin, Korlantas Polri tetap mengantisipasi masuknya arus balik.

Hal itu diungkapkan oleh Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri  Yunus saat Rakor Persiapan Pengendalian Transportasi di Madiun Kota, Jawa Timur, Jumat (31/12/2021)

“Masukan dari Polda dan Dishub di wilayah masing-masing, kita mengantisipasi ada dua kegiatan ke depan, karena mudik sudah selesai hari ini h+7,” kata Yusri Yunus, dikutip dari laman NTMC Polri.

Baca juga: Korlantas Polri dan Kemenhub Tingkatkan Antisipasi Hadapi Puncak Arus Balik Nataru

Yusri Yunus menuturkan lebih dari 1,8 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta saat libur Nataru.

Untuk itu, pihaknya melakukan pengamanan dan pengecekan pada sejumlah titik, seperti bandara, stasiun, dan pelabuhan.

Kendaraan melintas di sepanjang Tol MBZ, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). Lalu lintas (lalin) meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 262.009 kendaraan, naik sebesar 14,2% dari lalin normal. PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam rilisnya mencatat sebanyak 1.106.018 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-8 sampai dengan H-2 Hari Raya Natal 2021 yang jatuh pada periode Jumat-Kamis (17-23 Desember 2021). Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,9% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.015.248 kendaraan. Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju keempat arah yaitu mayoritas sebanyak 505.337 kendaraan (45,7%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), menuju Arah Barat (Merak) 348.887 kendaraan (31,5%), dan 251.794 kendaraan (22,8%) menuju arah Selatan (Puncak). Tribunnews/Jeprima
Kendaraan melintas di sepanjang Tol MBZ, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). Lalu lintas (lalin) meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 262.009 kendaraan, naik sebesar 14,2% dari lalin normal. PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam rilisnya mencatat sebanyak 1.106.018 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-8 sampai dengan H-2 Hari Raya Natal 2021 yang jatuh pada periode Jumat-Kamis (17-23 Desember 2021). Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,9% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.015.248 kendaraan. Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju keempat arah yaitu mayoritas sebanyak 505.337 kendaraan (45,7%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), menuju Arah Barat (Merak) 348.887 kendaraan (31,5%), dan 251.794 kendaraan (22,8%) menuju arah Selatan (Puncak). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Polri dalam mengantisipasi puncak arus balik ini juga berkolaborasi dengan beberapa pihak, seperti TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) daerah.

Seiring dengan pengamanan libur Nataru, pihaknya juga terus mengingatkan masyarakat untuk waspada dengan laju penyebaran Covid-19.

Baca juga: Syarat dan Aturan Naik Kereta Api Selama Periode Nataru Berlaku hingga 2 Januari 2022

“Kesiapan menghadapi arus balik yang rencananya tanggal 1 dan 2 puncak arus balik, kita harus antisipasi, kita berkolaborasi sinergitas antara TNI-Polri kemudian Dishub, kita siapkan pengamanan."

“Kita sudah sosialisasikan masyarakat, bahwa memang Covid-19 sekarang ini rawan."

"Bagaimana untuk memutus mata rantai adalah bagaimana kita patuh terhadap prokes,” jelasnya.

(Tribunnews.com/Shella Latifa)

Baca berita lainnya seputar Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved