Senin, 1 September 2025

Polisi Tembak Polisi

Bharada E Tenang Jawab Pertanyaan, Komnas HAM Sebut Bahkan Nonton Tayangan Kasus Tewasnya Brigadir J

Komnas HAM memanggil enam ajudan Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, termasuk Bharada E, untuk menelusuri kasus tewasnya Brigadir J.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E usai dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Kedatangan Bharada E untuk dimintai keterangan terkait insiden baku tembak Bharada E dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Bharada Eliezer atau Bharada E menjadi satu di antaran ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo yang dipanggil Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik soal kondisi mental/psikis Bharada E saat dilakukan pemeriksaan.

Pihaknya menyebut, Bharada E cukup tenang.

Bahkan Bharada E mampu menjelaskan dengan baik pertanyaan dan lancar memberikan keterangan.

“Beberapa belas menit sebelum dilakukan pemeriksaan resmi oleh saya Chairul Anam, di situ saya mencoba menangkap psikologis dia,” terangnya dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa (27/7/2022).

Ahmad Taufan Damanik pun menyampaikan kesannya tersebut.

“(Bharada) E ketika memberikan keterangan, seperti apa kejadiannya, di mulai dari mana, menjelaskan aspek-aspek lain secara runtut, tenang,” ungkapnya.

Bahkan disebutkannya, ketika ada beberapa hal atau adegan yang harus disimulasikan, Bharada E mampun melakukannya dengan baik.

Namun saat ditanya apakah 100 persen kondisi psikisnya tenang, Ahmad Taufan Damanik menyebut tentu saja tidak.

“Kemudian saya tanya (ke Bharada E), kamu tahu nggak kalau kasus ini menjadi perhatian nasional, disiarkan media-media dia tahu, kamu nonton tayangan di TV-nya?' dia nonton. Bahkan sebelum datang ke Komnas HAM dia sempat nonton di YouTube, dia tahu ada banyak wartawan di Komnas HAM yang menunggu dia." ungkapnya.

Ahmad Taufan menjelaskan Bharada E tentu tidak 100 persen stabil tertangkap dari ekspresinya.

Namun dijelaskannya sekali lagi, ia cukup tenang untuk menjelaskan semua informasi keterangan yang dibutuhkan.

Jenazah Brigadir J Diautopsi Ulang

Made Ayu Mira Wiryaningsih, Dokter ahli forensik Universitas Indonesia (UI) menyebut soal kemungkinan-kemungkinan dalam autopsi kedua jenazah Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kepala Unit Forensik Rumah Sakit UI tersebut menyebut kondisi jenazah Brigadir J yang diberi formalin dan berada di peti jenazah secara teori menjadi keuntungan tersendiri.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan