Minggu, 26 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Kondisi Bharada E setelah Jadi Tersangka Penembakan Brigadir J, Sehat tapi Tak Siap Dipenjara

Kondisi Bharada E setelah ditetapkan menjadi tersangka penembakan Brigadir J. Fisiknya sehat, tapi tak siap dipenjara.

Penulis: Miftah Salis
Editor: Sri Juliati
Kolase Tribunnews
kolase foto Bharada E tersangka kasus tewasnya Brigadir J dalam baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo dan ilustrasi tahanan- Kondisi Bharada E setelah ditetapkan menjadi tersangka penembakan Brigadir J diungkap oleh sang pengacara. Bharada E disebut dalam kondisi fisik sehat tapi tak siap dipenjara. 

Andreas bahkan juga mengantarkan Bharada E ke rutan Bareskrim Polri.

Diberitakan sebelumnya, sebelum peristiwa penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo terjadi, Bharada E dan Brigadir J ternyata mengikuti kegiatan Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi di Magelang.

Di kota tersebut, Ferdy Sambo dan istrinya merayakan anniversary.

Sementara Brigadir J dan Bharada E terlihat berinteraksi seperti biasa.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik.

Taufan menyebut, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya sempat merayakan anniversary atau ulang tahun pernikahan saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

Perayaan anniversary dilakukan pada Kamis (7/8/2022) atau sehari sebelum insiden penembakan di rumah Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J.

Mengutip Kompas.com, terdapat rangkaian peristiwa yang diikuti oleh Irjen Ferdy Sambo dan istri serta Brigadir J dan Bharada E.

Dari foto-foto peristiwa di Magelang, terungkap bahwa Brigadir J dan Bharada E masih berinteraksi seperti biasa.

Semua terlihat baik-baik saja dan tak ada masalah.

"Ada perjalanan dari Magelang, di situ misalnya ada anniversary (perayaan acara pribadi keluarga Ferdy Sambo) intinya menggambarkan di Magelang baik-baik saja tidak ada masalah," ujar Damanik saat ditemui di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2022).

Sesampainya di Jakarta, semua rombongan bahkan masih dalam keadaan baik-baik saja.

Hingga akhirnya terjadi insiden penembakan tersebut.

Buntut dari kasus penembakan terhadap Brigadir J, sebanyak 25 personel polisi telah diperiksa.

Mereka diduga tidak bekerja secara profesional dalam kasus Brigadir J.

Irjen Ferdy Sambo bahkan telah dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam dan dimutasi ke Yanma Polri.

Kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

(Tribunnews.com/Salis/Igman Ibrahim, Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved