Tak Hanya Satu Orang, Korban Penyekapan untuk Dieksploitasi di Jakarta Barat Berjumlah 8 Orang

Kedelapan anak-anak tersebut disekap dan dipekerjakan sebagai PSK. Mereka disebar dan berpindah-pindah ke apartemen yang lain.

iStockphoto
Ilustrasi kekerasan. Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru soal kasus penyekapan dan pengeksploitasi seksual di sebuah apartemen di Kawasan Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru soal kasus penyekapan dan pengeksploitasi seksual di sebuah apartemen di Kawasan Jakarta Barat.

Ternyata, korban penyekapan itu bukan hanya satu orang berinisial NAT (15). Sang muncikari berinisial EMT (44) delapan anak perempuan yang diperjual-belikan ke lelaki hidung belang.

"Mucikari berinisial EMT ini sudah beroperasi sebelum 2021. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan memiliki delapan anak asuh yang dia perjual belikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Kedelapan anak-anak tersebut disekap dan dipekerjakan sebagai PSK. Mereka disebar dan berpindah-pindah ke apartemen yang lain.

"Ini pun dia atur juga tempat penempatannya di tiga apartemen, dia gilir. Demikian juga saat melayani tamu dibantu tersangka RR," ucapnya.

Lebih jauh, Polda Metro Jaya berharap para ABG yang pernah menjadi korban dari kasus ini untuk tidak ragu melapor ke polisi.

Sebab, Polda Metro Jaya membutuhkan laporan untuk bisa mengungkap kasus tersebut.

Baca juga: Selain Muncikari, Polisi Juga Tangkap Pacar ABG yang Disekap dan Dieksploitasi di Apartemen

"Semoga dengan adanya kasus ini membuat yang lain berani melaporkan karena tanpa laporan kita kesulitan. Sekali lagi, ini butuh kerjasama seluruh pihak," kata Zulpan.

Muncikari Ditangkap

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved