Wawancara Eksklusif

VIDEO EKSKLUSIF Kemandirian Penyelenggara Pemilu Mutlak & Bebas dari Anasir-anasir Politik Partisan

Titi Anggraini menilai, kemandirian penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sangatlah mutlak.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - NetGrit bersama Tribun Network kembali menggelar talkshow terkait Pemilu 2024 bertajuk "Kemandirian Penyelenggara Pemilu: Seberapa Jauh Kemandirian Penyelenggaraan Pemilu Kita?"

Talkshow yang dipandu oleh Mantan Ketua KPU Arief Budiman dan Mantan Anggota KPU Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Dua narasumber diundang dalam diskusi kali ini, yakni Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini dan Akademisi FISIP UMJ yang juga mantan Anggota KPU Endang Sulastri.

Titi Anggraini menilai, kemandirian penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sangatlah mutlak.

Titi juga menilai, kemandirian adalah salah satu faktor yang krusialnya.

Terutama, agar bebas dari anasir-anasir politik.

Hal itu disampaikan Titi dalam diskusi bertajuk Kemandirian Penyelenggara Pemilu 'Seberapa Jauh Kemandirian Penyelenggara Pemilu Kita' hasil kerja sama Tribun Network dan NETGRIT Podcast, Selasa (15/11/2022).

"Jadi kalau boleh bicara konteks Indonesia, kemandirian itu salah satu faktor krusialnya adalah bagaimana dia terbebas dari anasir-anasir politik partisan," kata Titi.

Pengajar Pemilu Fakultas Hukum UI ini pun menegaskan, menjadi penyelenggara pemilu yang mandiri salah satu variabel utamanya, terbebas dari anasir politik partisan.

Titi pun mengulas sebuah jurnal yang ditulis oleh Holly and Garnet, yang menyatakan bahwa salah satu prediktor yang paling menentukan Pemilu integritas adalah kemandirian penyelenggara Pemilu atau integritas penyelenggara Pemilu.

"Kenapa dia mengatakan begitu hal itu akan berimplikasi pada satu kepercayaan terhadap proses Pemilu itu sendiri," ucap Titi.

Titi menjelaskan, bahwa ketika penyelenggara yaknI KPU RI bersikap mandiri, maka akan membawa implikasi kepada keyakinan Pemilu diselenggarakan secara berintegritas dan meningkatkan kepercayaan pada proses pemilu.

"Pada akhirnya dia juga berkontribusi pada penguatan legitimasi Pemilu itu sendiri," jelasnya.(*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved