Breaking News:

Pembunuhan Beracun di Bekasi dan Cianjur

Kriminolog Sebut Membunuh Jadi Solusi Bagi Wowon Cs Mengatasi Persoalan

Setelah membunuh korban pertama dan kedua, Wowon cs jadi terbiasa dan melihat pembunuhan sebagai sebuah solusi.

Editor: Erik S
Tangkap Layar Kompas Tv
Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala mengatakan setelah membunuh korban pertama dan kedua, Wowon cs jadi terbiasa dan melihat pembunuhan sebagai sebuah solusi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala mengatakan setelah membunuh korban pertama dan kedua, Wowon cs jadi terbiasa dan melihat pembunuhan sebagai sebuah solusi.

Sehingga Ujang Zaenal yang notabene tidak menjadi orang dalam pun jadi opsi pilihan dibunuh, namun yang bersangkutan selamat.

Baca juga: Polisi Akan Periksa Ponsel Wowon untuk Dalami Perintah Sosok Fiktif Aki Banyu Kepada Duloh dan Dede

"Setelah pertama kedua dilewati, maka kemudian pada yang kesekian itu mereka sudah terbiasa, sudah nyaman, dan melihat pembunuhan sebagai solusi. Sehingga Ujang yang sebetulnya tidak menjadi orang dalam pun pilihannya satu, dibunuh," kata Adrianus dalam Tribun Talks bertajuk 'Pesugihan di Balik Pembunuhan Berantai Wowon Cs', Rabu (25/1/2023).

Menurut Adrianus, hal tersebut merupakan penyakit dari orang yang terbiasa membunuh.

Alhasil melihat pembunuhan yang semestinya sebagai perbuatan sangat serius, dipandang oleh Wowon cs merupakan perbuatan biasa yang bisa dilakukan kepada siapa saja dan dalam konteks apapun.

"Ini memang penyakit dari orang yang terbiasa membunuh, melihat pembunuhan yang semestinya amat serius itu seperti kacang goreng, bisa dilakukan kepada siapa saja dan dalam konteks apa saja," ujarnya.

Sebagai informasi, kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs ini berawal dari kematian tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Awalnya, korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) tewas karena keracunan. 

Baca juga: Keluarga Korban Kasus Pembunuhan Berantai Wowon Cs Banyak yang Tak Lapor, Polisi Proaktif Mencari

Namun, belakangan diketahui mereka ternyata diracun dengan pestisida hingga racun tikus.

Sementara itu, masih ada dua korban yang selamat yakni bernama Neng Ayu (5) dan M. Dede Solehudin.

Setelah diselidiki, polisi berhasil menangkap tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni, Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin yang juga jadi korban.

Singkat cerita, ternyata ada aksi pembunuhan lain juga dilakukan para tersangka. Wowon cs ternyata pernah melakukan pembunuhan di Cianjur dan Garut, Jawa Barat.

Di Cianjur, terdapat lima orang korban yang empat di antaranya merupakan keluarga dari pelaku. 

Baca juga: Korban Kejahatan Wowon Cs Diduga Bertambah, Keberadaan TKW Lain Tengah Dicari, Beberapa Ditemukan

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved