Sabtu, 30 Agustus 2025

Soal Dugaan Korupsi Formula E, KPK: Lucu Kalau Semuanya Dikaitkan dengan Politik

Meski dirinya memahami saat ini sudah memasuki tahun politik, namun Ali mengklaim KPK tidak pernah memanfaatkan kondisi tersebut.

Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dijumpai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/1/2023). Ali Fikri menilai lucu jika seluruh kasus atau penanganan perkara korupsi dikaitkan dengan isu politik. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menilai lucu jika seluruh kasus atau penanganan perkara korupsi dikaitkan dengan isu politik.

Hal itu dikatakan Ali sekaligus merespons soal kasus Formula E yang belakangan ini kembali disorot .

Ali mulanya menjawab soal dugaan dari beberapa pihak yang menyebut kalau adanya upaya memaksakan kasus korupsi oleh KPK ini dilanjutkan. Padahal, kasus tersebut baru berjalan sekitar 7 bulan. 

Dirinya lantas membandingkan beberapa kasus yang proses penangananya memakan waktu cukup lama.

Baca juga: KPK Tepis Isu Pengembalian Karyoto dan Endar Priantoro ke Polri Terkait Formula E

"Tahu kasus Pelindo? berapa lama? 6 tahun, ini baru 7 bulan, 6 tahun kasus pelindo," kata Ali dalam diskusi bersama Total Politik dengan mengangkat tema 'Persepsi Korupsi Merosot, Kinerja Pemberantasan Korupsi Disorot', Minggu (12/2/2023).

Atas hal itu dirinya beranggapan lucu jika memang penanganan kasus harus dikaitkan dengan politik.

"Kan kadang-kadang lucu semua dikaitkan dengan politik," ucapnya.

Meski dirinya memahami saat ini sudah memasuki tahun politik, namun Ali mengklaim KPK tidak pernah memanfaatkan kondisi tersebut.

"Oke kami paham ini tahun politik, tapi jangan gitu lah, KPK itu bukan disitu bermainnya, bahwa orang menempatkan KPK dengan bahasa-bahasa anti politik silahkanlah, itu kan hak, dan ya itu kan utk kepentingan dia dan kelompoknya kan," ucapnya.

Baca juga: Rapat Bareng KPK, Benny K Harman Ungkit Isu Anies Baswedan Jadi Tersangka Formula E

Lebih lanjut, dia juga meminta kepada publik untuk memberikan keleluasaan untuk KPK dalam mengungkap perkara.

Dirinya juga mengklaim, kerja yang dilakukan KPK dalam memproses dugaan korupsi di Formula E ini akan transparan dan tidak terpengaruh pada suatu kondisi tertentu.

"Kita KPK juga paham kok itu pembacanya, biarkan KPK bekerja gitu kan, karena semuanya transparan juga dilakukan di internal untuk pembahasannya, bahkan sampai nanti ketika diuji proses persidangan pun juga kan terbuka," tukas Ali.

KPK Beri Sinyal Hentikan Penyelidikan Formula E jika Tak Ada Bukti Permulaan

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi sinyal dapat menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaran Formula E di DKI Jakarta.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan