OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja
Misteri Sosok yang Laporkan Noel, Eks Wakil Ketua KPK: Nggak Mungkin Orang Luar
Karena informasinya lengkap, eks Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menduga yang melaporkan Noel adalah orang-orang di sekitar Noel.
Penulis:
Febri Prasetyo
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu malam, (20/8/2025).
OTT adalah metode penindakan oleh KPK berupa penangkapan langsung pelaku tindak pidana korupsi ketika pelaku sedang beraksi, misalnya menerima atau menyerahkan suap
Noel yang telah diberhentikan dari jabatannya itu diduga terlibat dalam kasus pemerasan untuk pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kini Noel sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan OTT dilakukan setelah ada peristiwa pidana korupsi. Kemudian, peristiwa itu dilaporkan kepada KPK oleh seseorang.
Saut berkata pelapor bisa rekan kerja pelaku, pesaingnya, lawan politiknya, orang yang tidak suka kepadanya, dan bahkan istri pelaku sendiri
Ketika ditanya apakah apakah ada kemungkinan kasus Noel adalah pesanan, Saut berkata bisa saja ada politisasi.
“Jangan-jangan menterinya juga sudah tahu juga, bisa jadi juga laporannya dari dia,” kata Saut dalam acara Catatan Demokrasi yang tayang di kanal YouTube Investigasi tvOne, Rabu, (27/8/2025).
“Jadi gini. Kalau dia (Noel) mulai dilantik Oktober, kemudian katakanlah peristiwa pidananya terjadi Januari, Februari. Kemudian, lapor ke KPK, mulai disadap, muncul nama dia. Kemudian ini terjadinya belum setahun, berarti informasinya cukup lengkap."
Karena informasinya lengkap, Saut menduga pelapor adalah orang-orang di sekitar Noel.
“Orang luar enggak mungkin rasanya. Ya bisa saja kalau ruangannya kawan itu disadap, informasinya dari mana?” tanya Saut.
Sementara itu, KPK pernah berkata bahwa OTT terhadap Noel berawal dari aduan atau laporan masyarakat.
Baca juga: Selain Rumah Noel Ebenezer, KPK Juga Geledah Kantor Binwasnaker K3 dan Kediaman Irvian Bobby
Saut lalu menyebut dugaan Noel bisa sampai melakukan pemerasan.
"Noel bisa menjadi seperti ini bisa karena greedy (serakah), bisa karena opportunity (ada kesempatan), bisa karena need (ada kebutuhan)," ucap Saut.
Selain itu, Saut juga menyinggung faktor lingkungan yang membuat Noel terjerumus.
“Semua itu biasanya datang dengan baik ke suatu tempat, tetapi environment-nya kacau balau."

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.