Sabtu, 30 Agustus 2025

Komentar Kasar "Babu dan Banyak Bacot" di Media Sosial, Oknum Pegawai Bea Cukai Tutup Akun

Widy Heryanto yang diduga pegawai Bea Cukai menutup akun media sosialnya, buntut cuitan kasar saat merespons keluhan masyarakat sipil.

Editor: Wahyu Aji
Tangkap layar Twitter
Cuitan permintaan maaf Widy Heryanto oknum pegawai Bea Cukai di akun media sosial Twitter, buntut cuitan kasar saat merespons keluhan netizen. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Widy Heryanto yang diduga pegawai Bea Cukai menutup akun media sosialnya, buntut cuitan kasar saat merespons keluhan masyarakat sipil.

Akun media sosial Twitternya @wadawidy tak bisa lagi diakses sejak Kamis siang (23/3/2023).

Ia menjadi sorotan tajam warganet usai merespons keluhan dengan kata tak pantas dan menghina.

Sebelummya diketahui, Widy Heryanto menanggapi pernyataan seorang developer game Indonesia terkait pelayanan Bea Cukai.

Kris Antoni, founder Toge Production mengeluh piala yang ia dapatkan harus dipungut bea masuk.

"Sebelum lo ngetwit, mending belajar dlu deh ketentuan impor itu gimana. Kalo skrg kan jadinya lo bacot tapi minim literasi peraturan," tulis @wadawidy membalas keluhan Kris.

Tak selesai sampai di situ, bukannya membalas dengan profesional Widy Heryanto kembali membuat geram warganet.

Ia menuliskan kata tak pantas yang menghina netizen

"para babu sibuk belain tuan nya," cuitnya lagi.

Hal ini membuat banyak warganet marah, menumpahkan kekesalannya di akun Widy Heryanto.

Selain itu, warganet juga mengkuliti identitas Widy Heryanto dan mendapatkan bukti bahwa ia merupakan pegawai pemerintah.

Minta Maaf

Widy Heryanto akhirnya memberi klarifikasi.

Dalam tangkapan layar Twitter @wadawidy yang diunggah @PartaiSocmed, Widy Heryanto meminta maaf.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan