Prabowo Subianto Dinobatkan Jadi Menteri dengan Kinerja Terbaik Oleh 3 Lembaga Survei
Menteri Pertahanan RI (Menhan), Prabowo Subianto ditetapkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik pada kabinet Indonesia Maju
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahanan RI (Menhan), Prabowo Subianto ditetapkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik pada kabinet Indonesia Maju oleh Lembaga survei Political Weather Stations (PWS).
Direktur riset PWS, Mohammad Tidzi, menyampaikan bahwa hasil survei menunjukan Prabowo Subianto menduduki posisi pertama menteri terbaik mengalahkan menteri lainnya, diantaranya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.
“15,1 persen responden menyebut nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,” ujarnya.
Tidzi mengungkapkan dalam siaran pers bahwa nama Prabowo diunggulkan sebagai menteri terbaik lantaran kekuatan akar rumput pendukungnya. Hal itu terbukti dari jawaban responden yang menyebut nama sosok Ketua Umum Partai Gerindra ini saat ditanyakan siapa menteri terbaik menurut versi mereka.
Memulai perannya di kabinet, Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak tahun 2019. Setelah melakukan serah terima jabatan, Prabowo terus menunjukan prestasinya selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Prabowo juga dinobatkan sebagai Outstanding Leader in National Defense & Security dari media nasional serta masih banyak lagi penghargaan lain yang diraihnya selama menjabat menjadi Menhan.
Tak hanya dari PWS, Prabowo juga mendapatkan pernghargaan dari dua lembaga survei lainnya, yaitu Indonesia Polling Station (IPS) dan Indobarometer.
Dalam survei IPS, Prabowo mendapatkan nilai sebesar 68,7 persen dan survei Indobarometer menobatkannya sebagai menteri terbaik kabinet dengan nilai 30 persen.
Tentunya, hal ini bisa dibuktikan dari kerja keras yang dilakukan oleh Prabowo sejak hari pertama bekerja sebagai Menhan. Prabowo gencar memasarkan produk persenjataan Indonesia ke berbagai negara dan terus melakukan kunjungan kerja guna mempererat hubungan bilateral.
Beragam penghargaan tersebut membuat citra dan elektabilitas Prabowo naik. PWS menunjukkan sosoknya unggul jauh dengan total pemilih sebanyak 31,2 persen, menyalip dua kompetitornya, Ganjar Pranowo dengan angka 20,5 persen, dan Anies Baswedan dengan 19,8 persen suara.
Peneliti PWS, Sharazani menganalisis Kenaikan elektabilitas Prabowo bukanlah hal yang mengherankan, mengingat kenegarawanan Prabowo semakin teruji dan menonjol dibandingkan capres manapun di mata masayarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo-babinsa-di-medan.jpg)