Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Terlalu Dini Bahas Capres Usai Bertemu Prabowo, PAN: Kita selalu Diumumkan di Saat Terakhir

Dirinya menyebut, bahwa proses untuk menentukan siapa yang akan menjadi capres-cawapres itu masih cukup lama.

Tribunnews.com/ Ibriza Fasti Ifhami
Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. 

Laporan Reporter Tribunnews, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Sekjen PAN) Eddy Soeparno mengatakan, sejauh ini PAN bersama KIB masih terus melakukan penjajakan ke beberapa partai untuk menyongsong Pemilu 2024.

Bahkan kekinian, PAN yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan sebagai ketua umum telah berkunjung ke markas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara, Sabtu (8/4/2023) kemarin.

Saat ditanyakan mengenai pembahasan capres-cawapres usai bertemu Prabowo, Eddy enggan berbicara lebih jauh.

Dirinya menyebut, bahwa proses untuk menentukan siapa yang akan menjadi capres-cawapres itu masih cukup lama.

"Dan perlu disampaikan juga dalam kesempatan ini, ini prosesnya berjalan terus dan ini kan bicara masih ada 10 bulan menjelang pilpres yang akan datang," kata Eddy, dikutip Minggu (8/4/2023).

Eddy lantas menyinggung soal beberapa momen pilpres belakangan ini yang terjadi di Indonesia.

Di mana kata dia, pengumuman nama pasangan capres-cawapres baru dikeluarkan setelah mendekati masa-masa pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Zulkifli Hasan: PAN Siap Jadi Motor Penggerak Koalisi Kebangsaan di Bawah Komando Jokowi

"Kalau kita lihat dari kesejarahan kita itu yang namanya koalisi capres cawapres dan lain-lain itu akan terbentuk pada saat-saat terakhir," ucap Eddy.

Oleh karenanya kata Eddy, dalam pertemuan dengan Prabowo Subianto kemarin, hanya menjadi salah satu bagian dari proses terbentuknya kerja sama itu.

Nantinya kata dia, pasti akan ada nama yang mengerucut untuk diusung sebagai capres-cawapres baik dari PAN maupun Gerindra, atau bahkan kedua partai tersebut bersatu dalam koalisi.

"Jadi pembicaraan kita hari ini bagian dari proses dari sebuah rangkaian yang mana akan mengerucut muda-mudahan bisa lebih cepat lebih baik tapi kalo tdk kita liat juga bahwa kita masih punya 10 bulan memformalkan apa pun bentuk kerja sama nya nanti," tukas Eddy.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan