Sudah Kelilingi 2/3 Negara di Dunia, Megawati: Kebudayaan dan Seni Tari Tak Ada yang Sehebat Kita
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa kebudayaan dan kesenian Nusantara begitu luar biasa.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, BALI - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa kebudayaan dan kesenian Nusantara begitu luar biasa.
Bahkan, Megawati menyebut kesenian di luar negeri tidak ada yang sehebat yang dimiliki Indonesia.
Tentu, apa yang disampaikannya itu setelah dirinya berkeliling dan melakukan kunjungan ke sejumlah negara di dunia.
"Alhamdulillah saya seorang yang mungkin mendapat berkah, 2/3 dunia ini sudah saya kunjungi, mungkin tinggal 1/3. Tetapi apa yang saya ingin sampaikan, kebudayaan, seni tarinya, itu tidak banyak dan tidak sehebat kita," kata Megawati.
Baca juga: Megawati: Kalian Mau Senang K-Pop Tidak Apa, Tapi Jangan Sesekali Tak Cintai Seni Budaya Nusantara
Pesan itu disampaikan Megawati saat membuka Pesta Kebudayaan Bali ke-45 di Denpasar, Bali, Minggu (18/6/2023).
Megawati mengatakan, kehebatan yang dimiliki Indonesia dari segi kesenian fan kebudayaan tidak boleh punah.
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini pun mengingatkan agar kesenian terus dilestarikan oleh warga masyarakat, terkhusus kebudayaan dan kesenian di Bali.
Baca juga: Disaksikan Megawati, Prananda dan Ganjar Pranowo Joged Bumbung di Penutupan Konsolidasi PDIP Bali
"Jadi hal ini jangan lupa, jangan kita berpikir kita hanya hidup pada saat ini, yang harus terus diingat kita adalah harus menata kehidupan itu untuk masa depan dan tentunya harapannya sepanjang Indonesia ada, kita juga ada," ungkap Megawati.
Megawati menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang begitu kaya raya dari Sabang hingga Merauke.
Dari seluruh daerah di Indonesia memiliki kekayaan, baik hasil buminya maupun kebudayaan.
"Jadi, selain kaya raya dari hasil buminya, pangannya, juga akan kebudayaan yang sangat khas," ujar Megawati.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan ini lantas berharap agar seluruh masyarakat menganggap kebudayaan menjadi tradisi bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Selain itu, dia turut mengajak warga masyarakat menganggap kebudayaan sebagai jati diri bangsa Indonesia.
"Di Bali saya sangat tahu, ada tatanan. Jadi sepengetahuan saya, itu selalu dirembuk, dari Pura, lalu ke Puri, lalu Puri itu melakukan rembukan dengan banjar-banjar seingat saya seperti itu," ujarnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.