Sabtu, 30 Agustus 2025

Kisah Yang Chil Seong alias Komaruddin, Dieksekusi Belanda karena Pengkhianatan Pribumi

Sosok Yang Chil Seong alias Komaruddin, pahlawan kemerdekaan Indonesia berdarah Korea Selatan yang ikut melawan pasukan Belanda.

Editor: Arif Fajar Nasucha
KBS
Potret Yang Chil Seong alias Komaruddin saat ditangkap pasukan Belanda di Tasikmalaya pada Oktober 1948 (kiri). Sosok Yang Chil Seong alias Komaruddin, pahlawan kemerdekaan Indonesia berdarah Korea Selatan yang ikut melawan pasukan Belanda. Kisah perjuangan Yang Chil Seong akan diangkat menjadi sebuah film berjudul Tanah Air Kedua. Sosok Yang Chil Seong bakal diperankan oleh aktor Korea Selatan, Kim Bum. 

TRIBUNNEWS.COM - Aktor Korea Selatan, Kim Bum, dipercaya memerankan pahlawan kemerdekaan Indonesia berdarah Korea Selatan, Yang Chil Seong, dalam film berjudul Tanah Air Kedua.

Kim Bum akan beradu akting dengan aktris Maudy Ayunda sebagai pasangan suami istri.

Sebagai informasi, Yang Chil Seong alias Komaruddin adalah pahlawan kemerdekaan Indonesia berdarah Korea Selatan yang berjuang di Garut, Jawa Barat.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, membeberkan proses pembuatan film Tanah Air Kedua rencananya akan dimulai pada Oktober 2023 mendatang.

Ia juga mengatakan rencana pembuatan film ini mendapat apresiasi dari Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Baca juga: Kim Bum Disebut akan Main di Film Tanah Air Kedua Bersama Maudy Ayunda, Ini Profilnya

"Proses pembuatan film akan dimulai Oktober tahun ini, ini dikerjakan langsung oleh EO international."

"Rencana ini juga diapresiasi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto," kata Rudy saat dihubungi TribunJabar.id, Sabtu (26/8/2023).

Lantas, seperti apa profil dan kisah Yang Chil Seong?

Yang Chil Seong alias Komaruddin adalah pria asli Korea Selatan yang lahir di Wanjoo, Provinsi Jeolla Utara pada 29 Mei 1919.

Dikutip dari situs resmi KBS, ia dibawa secara paksa ke Indonesia pada 1942, saat Jepang menjajah Korea Selatan dan Indonesia di waktu yang bersamaan.

Kala itu, Yang Chil Seong dijadikan penjaga tawanan perang tentara sekutu di Bandung, Jawa Barat.

Meski Korea merdeka pada 1945, Yang Chil Seong lebih memilih menetap di Indonesia ketimbang pulang ke negaranya.

Ia yang berada di bawah pimpinan perwira Jepang, Masharo Aoki, sempat menjadi tawanan perang Pasukan Pangeran Papak (PPP) Wanaraja.

Yang Chil Seong dan pasukan Aoki lainnya ditangkap usai bentrok bersenjata dengan PPP yang dipimpin Mayor SM Kosasih di Bandung Selatan pada Maret 1946.

Meski berstatus tawanan perang, ia dan puluhan rekannya diperlakukan secara baik.

Bahkan, Mayor Kosasih dan Letnan R Djoeana berhasil mencegah Yang Chil Seong cs melakukan aksi harakiri atau bunuh diri untuk menjaga kehormatan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan