Jumat, 29 Agustus 2025

Pengakuan Korban dan Pelaku Kawin Tangkap, Tak Pacaran tapi Saling kenal, Baru Sekali Bertemu

Polres Sumba Barat Daya yang berhasil mengamankan keempat pelaku tidak lama setelah peristiwa kawin tangkap terjadi, kasus akan sampai ke ranah hukum.

Editor: Daryono
ISTIMEWA
Aksi kawin tangkap di Sumba Barat Daya, NTT, yang viral di media sosial. Saat ini, kawin tangkap tidak lagi dianggap relevan. Bahkan, menurut KemenPPPA, kawin tangkap melanggar hak perempuan dan anak. 

TRIBUNNEWS.COM - Empat pelaku kawin tangkap di Waimangura, Kabupaten Sumba Barat Daya yang viral di media sosial, diamankan oleh aparat.

Mengutip Pos-Kupang.com, Polres Sumba Barat Daya yang bekerja sama dengan Polsek Wewewa Barat berhasil mengamankan keempat pelaku tidak lama setelah peristiwa kawin tangkap itu yang terjadi pada Kamis (7/9/2023) sekira pukul 10.00 WITA.

Peristiwa ini pun sampai ke ranah hukum. 

Keempatnya yakni Yohanis Bili Tanggu alias YT (20) yang hendak dikawinkan, LP (50) yang merupakan ayah YT, juru bicara (45), dan sopir kendaraan pick up, HT (25). 

Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Sigit Harimbawan mengatakan para terduga pelaku ditangkap di Kampung Erunaga Desa Wee Kura, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca juga: Kawin Tangkap di Sumba: Dinilai Langgar Hak Perempuan dan Anak, Dianggap Tak Relevan Lagi

Selain mengamankan keempat pelaku, polisi juga telah menyelamatkan Dinasiana Malo, perempuan yang menjadi korban dalam tradisi kawin tangkap ini.

Adapun korban ditemukan dalam keadaan sehat.

Dijelaskan Sigit Harimbawan, pelaku mengaku dengan korban saling mengenal.

Terkait motif pelaku melakukan aksi kawin tangkap adalah untuk mengajak korban menikah dan tidak ada motif lain. 

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, ia dan pelaku tidak memiliki hubungan pacaran.

Ia pun baru satu kali bertemu dengan pelaku.

Hal itu juga dibenarkan Kapolsek Bernandus Kandi yang mendapatkan informasi dari pelaku.

"Keduanya tidak memiliki hubungan pacaran."

"Hanya saja, pelaku Yohanis Bili Tanggu mengaku pernah sekali datang ke rumah Dinasiana Malo di Kampung Belakang, Kelurahan Weetabula, beberapa waktu silam," jelas Bernandus.

Baca juga: Kronologi Viral Kawin Tangkap di Sumba, Korban Teriak Minta Tolong, Pelaku Akui Ikut Perjodohan

Kronologi Kawin Tangkap

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan