Minggu, 31 Agustus 2025

Pilpres 2024

Wawancara Khusus Ganjar Pranowo Usai Pilpres 2024: Rencana ke Depan hingga Kisah Haru Saat Kampanye

Wawancara khusus Ganjar Pranowo mengenai aktivitasnya setelah Pilpres 2024 dan rencana ke depannya di dunia politik.

Penulis: Hasanudin Aco
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ganjar Pranowo berpose usai wawancara khusus dengan Tribun Network di kantor Tribun Network, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020). /FOTO: FILE 

Justru dengan kawan-kawan relawan mereka berharap silaturahminya tetap berjalan, di beberapa kelompok profesional mereka menyampaikan kepada saya untuk tetap beraktivitas, ya sosial, ya ekonomi, ya politik dan saya sampaikan proses Pilpres sudah selesai maka kembalilah pada habitatnya.

Tapi jangan lupa ada pesan-pesan yang kemarin kita bawa bersama-sama dalam kampanye untuk perhatian kepada masyarakat. Lalu ada yang ngomong, Pak saya kembali ngurus desa, oke silahkan.

Saya kembali ngurus cerita petani dan pangan, silahkan. Saya kembali ngurus UMKM, silahkan. Kami kembali ke komunitas penyandang disabilitas, kelompok perempuan, anak-anak.

Maka mereka kembali pada posisi itu tapi mereka berharap betul, banyak program-program yang bagus ini kita akan dorong. Karena tidak harus dalam jabatan publik, ketika kemudian sudah diputus seperti ini, kita bisa berbuat untuk membantu bangsa dan negara melalui minatan kita, profesionalitas kita masing-masing. Jadi banyak sekali mas kegiatannya.

Oke, Pak Ganjar, jadi kesimpulannya Pak Ganjar nanti akan berkhidmat juga di Partai PDIPerjuangan ya Pak, jadi lebih banyak melakukan aktivitas politik di partai gitu Pak?

Saya kader partai, jadi dari dulu saya beraktivitas, bahkan saya ketika tidak dalam struktural partai pun saya beraktivitas.

Maka pada saat tugas saya ada di DPR, di jabatan publik saya beraktivitas, sebelum di DPR saya di Badiklat, penanggulangan bencana, autonomi daerah, karena di PDI Perjuangan sebenarnya kegiatannya cukup banyak sekali di berbagai sektor dan itu membutuhkan dukungan dari para kadernya.

Sebagai kader partai, tentu sebagai orang yang pernah di pemerintahan waktu di DPR maupun di gubernur gitu, banyak kegiatan-kegiatan yang sudah bekerja sama dengan masyarakat.

Hari ini saya di Jogja berkomunikasi dengan kawan-kawan UMKM. Pak Ganjar kemarin nggak bisa datang ya, sorry saya masih di Jakarta kemarin, Pak boleh nggak kami sekarang bertemu?

Oke, saya mau wawancara sama Tibun tapi kalau Anda mau datang silahkan boleh. Rencana saya kalau mau saya ajak nonton aja, biar ngerti komunikasinya dengan tribun gitu.

Pak Ganjar, Bapak mengikuti seluruh proses kontestasi ini panjang. Mulai ketika Pak Ganjar, per tanggal 21 April 2023, ditetapkan oleh PDI Perjuangan sebagai Capres. Pak, saya ingin tahu dari seluruh rangkaian ini, apa hikmah yang Bapak bisa ambil?

Banyak sekali ya, saya merasakan, saya melihat, saya mendengar, sehingga saya menjadi saksi. Bagi witness gitu ya.

Bagaimana bisa berjalan ke seluruh Indonesia, bagaimana kami bisa berkomunikasi dengan rakyat, bagaimana kami berkomunikasi dengan dunia internasional, dan betapa memang tidak mudahnya mengurus republik ini.

Sulit sekali ternyata. Karena variannya cukup banyak, keinginan masyarakat cukup banyak.

Maka, sebenarnya, banyak ulama menyampaikan kepada saya, kalaulah kemudian amanah diberikan kepada seseorang, mungkin bukan Alhamdulillah, tapi inna lillahi wa inna ilayhi roji'un, gitu ya.

Halaman
1234
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan