Sabtu, 30 Agustus 2025

Kabinet Prabowo Gibran

Soal Jatah Menteri, PKB Serahkan ke Prabowo, Tidak Ada Partai yang Boleh Ngatur

Jazilul Fawaid menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih hasil Pilpres 2024 terkait jatah menteri.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampaow
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih hasil Pilpres 2024 terkait jatah menteri. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih hasil Pilpres 2024 terkait jatah menteri.

Diketahui PKB memutuskan mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran setelah ditetapkan KPU RI.

Baca juga: PKB Blak-blakan Tak Punya Pengalaman Jadi Oposisi, Berharap Dapat Jatah Menteri dari Prabowo?

Jazilul mengatakan sejatinya menteri adalah pembantu presiden untuk menjalankan amanah masyarakat.

"Kalau menteri itu kan pembantu presiden untuk menjalankan amanat titipan rakyat yang diberikan kepada Pak Prabowo," kata Jazilul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/4/2024).

Dia menjelaskan partai politik tidak boleh mengatur Prabowo terkait penentuan jatah menteri.

Sebab, sebagai presiden Prabowo memiliki hak prerogatif untuk menentukan para pembantunya.

"Bahwa berasal dari kalangan apapun itu haknya Pak Prabowo, tidak ada partai yang boleh ngatur kan, enggak ada itu enggak ada di aturan konstitusi maksudnya, yang boleh mengangkat itu hanya Pak Prabowo," ujar Jazilul.

Wakil Ketua MPR RI ini mengklaim PKB belum membahas pembagian jatah menteri dengan Prabowo.

Baca juga: NasDem Gabung Koalisi, Elite PAN Ungkit Tiga Kali Usung Prabowo Presiden Soal Jatah Kursi Menteri

"Tidak ada, tidak ada pembahasan bagi-bagi kursi menteri, dan dari dulu PKB setiap koalisi juga tidak pernah membahas syarat dan bagi-bagi kursi," ucap Jazilul.

Demikian juga ketika Prabowo menyambangi Kantor DPP PKB, Jazilul menyatakan tak ada pembahasan menteri.

"Hanya menyamakan kira-kira tantangannya ini kita harus bersama-sama menghadapinya kondisi ekonomi yang berat, kondisi perubahan global yang berat," ungkapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan