Bertemu PM Marape, Jokowi Kembali Sampaikan Duka Cita atas Musibah Longsor di Papua Nugini
Dalam pertemuan bilateral tersebut Presiden Jokowi Kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah longsor yang terjadi di Provinsi Enga.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (15/7/2024).
Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja PM Marape di Indonesia. Dalam pertemuan yang digelar di ruang oval Istana Kepresidenan Bogor tersebut, Presiden Jokowi didampingi sejumlah delegasi diantaranya Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Mendikbudristek Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Baca juga: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kenegaraan PM Papua Nugini di Istana Bogor
Dalam pertemuan bilateral tersebut Presiden Jokowi Kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah longsor yang terjadi di Provinsi Enga, Papua Nugini pada Mei 2024 lalu.
"Yang mulia PM Marape selamat datang kembali di Indonesia. Dan izinkan saya sekali lagi menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah tanah longsor di Provinsi Enga, Papua Nugini," kata Jokowi.
Indonesia kata Presiden telah mengirimkan bantuan ke Papua Nugini, untuk meringankan mereka yang menjadi korban longsor tersebut. Bantuan, telah tiba pada 9 Juli 2024.
Baca juga: Doa Jokowi Untuk Donald Trump
"Semoga bisa meringankan beban saudara kita di Papua Nugini," pungkasnya.
Istana Minta Maaf Usai Ojol Dilindas Rantis Brimob, Polisi Diminta Lebih Hati-hati |
![]() |
---|
Silfester Matutina Seolah Kebal, Said Didu: Kejagung RI Sudah Dilindungi Tentara Tak Berani Eksekusi |
![]() |
---|
Lemkapi Minta Kapolda Metro Jaya Segera Tuntaskan Kasus Ijazah Jokowi |
![]() |
---|
Kubu Roy Suryo Minta Silfester Matutina Segera Dieksekusi: Hukum Tak Boleh Kalah |
![]() |
---|
Ahli Hukum Pidana Sebut Publik Berhak Tahu Dokumen Asli Ijazah Jokowi: Ini Bukan Rahasia Pribadi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.