Sabtu, 30 Agustus 2025

PBNU dan PKB Memanas

Gus Choi: PKB Tak Ada Tanpa PBNU, PKB Tak Ada Tanpa Gus Dur

Gus Choi menegaskan PKB tidak akan berdiri tanpa adanya peranan dari PBNU dan Gus Dur. Dia pun menjelaskan bahwa berdirinya PKB ada andil keduanya.

YouTube TV NU
Ketua DPP Partai NasDem, Effendi Choirie atau Gus Choi saat diundang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PBNU, Jakarta pada Rabu (7/8/2024). Gus Choi menegaskan PKB tidak akan berdiri tanpa adanya peranan dari PBNU dan Gus Dur. Dia pun menjelaskan bahwa berdirinya PKB ada andil keduanya. 

"NU-nya tetap menjadi organisasi keagamaan dan kemasyarakat seperti yang kita kenal sebagai "NU kembali ke khitoh" yang artinya tidak menjadi partai politik," katanya.

Kemudian, Gus Choi menuturkan momen berdirinya PKB ketika rezim Orde Baru di bawah pimpinan Presiden ke-2 RI, Soeharto jatuh.

Pada momen tersebut, katanya, PBNU menerbitkan surat tugas kepada sejumlah pengurus untuk membuat desain, pokok-pokok pikiran, hingga nama parpol yang akan didirikan.

"Maka surat tugas itu diketuai KH. Ma'ruf Amin dan (anggotanya) lima orang. Kemudian dibantu 9 tim asistensi yang diketuai Arifin Junaidi," kata Gus Choi.

Gus Choi mengatakan lewat tim tersebut, dibuatlah mabda syiasi atau prinsip-prinsip dalam PKB.

Dia mengungkapkan ada sembilan prinsip PKB yang dirumuskan seperti pokok-pokok pikiran, prinsip berpolitik, etika berpolitik, hingga visi-misi.

Tak cuma itu, Gus Choi juga mengungkapkan tim yang sudah dibentuk tersebut turut membuat batasan hubungan antara PBNU dan PKB.

Baca juga: Gus Ipul Sebut PBNU Siap Berproses Jika Dilaporkan ke Pihak Berwenang Imbas Dibentuknya Pansus PKB

Dia mengatakan dalam hubungannya, PBNU tidak memiliki hubungan struktural dengan PKB tetapi memiliki hubungan historis, kultural, dan aspiratif.

"Tapi historis, tidak bisa hilang. Kultural, NU memiliki tradisi keagamaan, pemikiran, sopan santun, adab, akhlak dan segala macam."

"Kemudian aspiratif, pergerakan partai yang didirikan NU ketika memperjuangkan gerakan politiknya di luar harus mencerminkan aspirasi NU," jelas Gus Choi.

Lalu, kata Gus Choi, setelah seluruh prinsip hingga Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dibuat, maka selanjutnya adalah mendeklarasikan bahwa PBNU mendirikan partai politik bernama PKB.

Adapun deklarasi ini dilakukan oleh lima sesepuh NU yaitu Gus Dur, Ilyas Rohiyat, Mustofa Bisri, Muhid Muzadi, Munasir Ali.

"Inilah yang mempresentasikan NU, mewakili nahdliyin seluruh Indonesia. Inilah partai NU (PKB)," kata Gus Choi.

Baca juga: Sekjen PKB Tak Penuhi Undangan, PBNU Buka Peluang Sowan Ke Maruf Amin Hingga Undang Tokoh Lain

Setelah deklarasi tersebut, Gus Choi menuturkan PKB didaftarkan ke Departemen Kehakiman (sekarang Kementerian Hukum dan HAM) untuk pemenuhan syarat administrasi sebagai parpol.

Selain itu, syarat administrasi yang harus dipenuhi lainnya adalah mengumpulkan KTP dari 50 orang anggota PBNU.

Gus Choi mengatakan salah dua anggota PBNU yang memberikan KTP-nya adalah Ketua Umum PBNU saat ini, Yusuf Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan