Sabtu, 9 Mei 2026

Anggota Komisi VII DPR Berharap Pembatasan Subsidi BBM Bisa Tepat Sasaran

Menurut dia, penerapan pembatasan subsidi BBM ini agar BBM bersubdisi bisa dinikmati rakyat kecil, lantaran menelan APBN yang cukup besar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Chaerul Umam
tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembatasan subsidi BBM dinilai sebagai cara pemerintah untuk berpihak pada masyarakat, terutama kelas menengah hingga ke bawah.

Anggota Komisi VII DPR RI, Abdul Kadir Karding mengatakan, pemberian subsidi BBM harus mampu menjangkau kelas bawah, bukan malah dinikmati rakyat kelas atas.

"Ya jadi memang sejak awal tujuan dari subsidi itu untuk membantu masyarakat, agar daya beli terjangkau, terutama masyarakat menengah ke bawah," kata Karding kepada wartawan, Senin (9/9/2024).

Menurut dia, penerapan pembatasan subsidi BBM ini agar BBM bersubdisi bisa dinikmati rakyat kecil, lantaran menelan APBN yang cukup besar.

"Memang subsidi ini beban ke APBN lumayan besar, tetapi kita harus cara ini tepat sasaran. Apapun alasannya subsidi harus jalan, cuman memang sampai dinikmati oleh orang-orang kaya," ucapnya.

Karena itu, Karding mendukung program pemerintah membatasi subsidi BBM dengan berbagai cara yang diberikan oleh Pertamina.

"Makanya Pertamina buat program segala macam cara mulai dari aplikasi sampai kerjasama dengan kepolisian soal nomor plat sampai dengan pembatasan-pembatasan tertentu," ujarnya.

"Wajib pemerintah melindungi masyarakat kecil," tandas legislator PKB ini.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved