Kabinet Prabowo Gibran
Heikal Safar: Masyarakat Dukung Langkah Tegas Presiden Prabowo Berantas Korupsi
seluruh rakyat Indonesia berharap sebesar-besarnya kepada presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Indonesia Mandiri (Ketum GIM), Heikal Safar menyebut, seluruh rakyat Indonesia berharap sebesar-besarnya kepada presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, untuk bisa menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jauh lebih baik dan maju daripada sebelumnya.
Sebab itu, dia mendukung Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi di Indonesia.
"Seluruh rakyat Indonesia sangat menunggu ketegasan di bawah kepemimpinan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo-Gibran untuk memberantas korupsi dari akar-akarnya sampai ke puncaknya," kata Heikal kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Wakil Ketua Umum Bamus Betawi tersebut menilai, dengan diberantasnya korupsi di Tanah Air maka kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia bisa tercipta.
Karena itu, Heikal mendukung para menteri dan wakil menteri ikut membantu Prabowo dakam menghadirkan kepastian hukum.
"Meskipun jumlah menteri dan wakil menteri bertambah, hal itu untuk memperkokoh kinerja dan pelayanan yang optimal untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," kata Sekjen Rekat Indonesia Raya itu.
Dia pun berharap, rakyat Indonesia dapat merasakan pelayanan yang lebih prima pada era pemerinrahan Prabowo.
"Ketegasan pemerintahan yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto sangatlah dibutuhkan bangsa dan negara kita tercinta Indonesia ini untuk menindak tegas para oknum pejabat negara yang nakal dan koruptor," ujar Heikal.
Adapun, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi menjadi presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.
Keduanya resmi menjadi menjadi presiden dan wakil presiden setelah dilantik di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta pada Minggu (20/10/2024).
Kabinet Prabowo Gibran
Presiden Prabowo Ingatkan Menterinya yang Tidak Bisa Kerja Cepat Akan Ditinggalkan |
---|
Puluhan Wakil Menteri Rangkap Jabat Komisaris BUMN, DPR: Bermasalah Secara Etika dan Tata Kelola |
---|
Pengamat Sebut Ada Kendala Komunikasi Presiden Prabowo dan Menterinya, hingga 5 Kebijakan Dianulir |
---|
Prabowo Enggan Reshuffle Kabinet karena Anggap Kinerja Menteri Baik, Namun Telah Anulir 5 Kebijakan |
---|
Prabowo Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet, Rocky Gerung: Harusnya Opini Publik Dipertimbangkan |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.