CPNS 2024
Alasan Pengangkatan CASN 2024 Ditunda, Menpan RB: Ada Usulan dari Beberapa Daerah
Menpan RB mengumumkan adanya penundaan pengangkatan CASN 2024 di mana CPNS akan diangkat pada Oktober 2025 dan PPPK pada Maret 2026.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, mengumumkan penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024.
Rini mengungkapkan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) bakal diangkat pada Oktober 2025, sedangkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), akan diangkat pada Maret 2026.
"Pemerintah mengusulkan dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026," ujarnya dalam rapat bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025), dikutip dari YouTube TV Parlemen.
Dalam pemaparannya, Rini mengungkapkan adanya berbagai pertimbangan sehingga dilakukannya penundaan pengangkatan CASN 2024.
Contohnya, adanya kebutuhan penataan dan penempatan ASN untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan nasional, yang nantinya memerlukan dukungan SDM ASN dengan kompetensi sesuai kebutuhan.
Selain itu, adapula rencana pemerintah untuk menuntaskan penyelarasan formasi, jabatan, dan penempatan terhadap ASN.
Baca juga: Perjuangan Buruh Pabrik: 3 Kali Gagal Tes CPNS, Raih Skor Tertinggi SKD, Kini Terganjal Tinggi Badan
Rini juga mengatakan penundaan pengangkatan CASN 2024 ini lantaran adanya usulan dari beberapa daerah.
"Dan adanya usulan penundaan seleksi oleh beberapa daerah dan penyelesaian penataan pegawai non-ASN yang lebih komperhensif," katanya.
Lantas, pengumuman dari Rini ini pun langsung disepakati oleh Komisi II dalam kesimpulan di akhir rapat.
"Dalam rangka percepatan penataan CPNS dan PPPK untuk formasi 2024, Komisi II DPR RI meminta Kementerian PANRB dan BKN menyelesaikan pengangkatan CPNS pada bulan Oktober tahun 2025 dan pengangkatan PPPK di bulan Maret 2026," demikian isi dari kesimpulan rapat tersebut.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.