Kamis, 14 Mei 2026

Respons Hasan Nasbi terkait Teror Kepala Babi pada Jurnalis Tempo Dinilai Nir Empati dan Merendahkan

Koalisi Masyarakat Sipil mengecam respons Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi terkait responsnya menanggapi teror kepala babi di Tempo.

Tayang:
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
HASAN NASBI - Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi di Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2025). Koalisi Masyarakat Sipil mengecam respons Hasan Nasbi terkait teror pengiriman kepala babi yang diterima jurnalis media Tempo, Francisca Christy Rosana (Cica). 

TRIBUNNEWS.COM - Koalisi Masyarakat Sipil mengecam respons Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi terkait teror pengiriman kepala babi yang diterima jurnalis media Tempo, Francisca Christy Rosana (Cica).

Hasan Nasbi memberi tanggapan supaya kepala babi itu dimasak saja.

Menurut Koalisi Masyarakat Sipil, respons Hasan Nasbi tidak menunjukkan empati dan dukungan bagi kebebasan pers.

"Pernyataan Hasan Nasbi yang seolah menyuruh 'memasak kepala babi' yang tergeletak di jalan itu, selain tidak berempati, juga melanggar prinsip kebebasan pers," ungkap pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil yang diterima dari Ketua Pehimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani, Sabtu (22/3/2025).

"Pernyataan tersebut cenderung merendahkan, tidak patut disampaikan oleh seorang Kepala Kantor Komunikasi Presiden," imbuhnya.

Pernyataan Hasan Nasbi disampaikan pada Jumat (21/3/2025) di Kompleks Istana Kepresidenan.

"Udah dimasak aja," ujar Hasan.

Awak media sempat mengkonfirmasi kembali mengenai pernyataannya.

Tetapi, Hasan tetap dengan pernyataannya awal.

"Udah dimasak aja," tegas Hasan.

Hasan menilai kasus ini bukan menjadi ancaman bagi Cica lantaran melihat sikap Cica di media sosial tampak santai.

"Saya lihat ya saya lihat dari media sosialnya Francisca yang wartawan Tempo itu, itu dia justru minta dikirimin daging babi," bebernya.

Baca juga: Komnas Perempuan Desak Polri Lakukan Investigasi Menyeluruh Kasus Teror Kepala Babi di Kantor Tempo

Prabowo Jangan Tinggal Diam

Koalisi Masyarakat Sipil mengingatkan Presiden Prabowo Subianto bahwa pernyataan itu sama sekali tidak seharusnya didiamkan.

Pernyataan Hasan Nasbi dinilai mengandung unsur kebencian terhadap kelompok jurnalis atau media yang kritis.

Terlepas dari sikap dan posisi media untuk kritis terhadap situasi yang ada, ungkapan yang menyepelekan teror ini mengusik hak rasa aman seseorang, terutama jurnalis dalam kerja-kerja jurnalistiknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved