Dokter PPDS Rudapaksa Anak Pasien
Somnophilia atau Sleeping Beauty, Kelainan Seksual Dokter PPDS Unpad yang Rudapaksa Keluarga Pasien
Polisi mengatakan bahwa Dokter PPDS Unpad Priguna Anugerah Pratama memiliki kelainan senang atau suka terhadap orang yang tak sadarkan diri
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNNEWS.COM - Dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Priguna Anugerah Pratama alias PAP, ternyata memiliki kelainan seksual.
Kabar ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Surawan, setelah polisi melakukan tes kesehatan terhadap PAP.
Pelaku, kata Kombes Surawan, memiliki kelainan senang atau suka terhadap orang yang tak sadarkan diri atau pingsan.
Dalam dunia medis, kelainan ini disebut dengan istilah Somnophilia.
Melansir TribunJabar.id, Somnophilia adalah orientasi seksual yang langka di mana seseorang merasa bergairah secara seksual pada orang yang tidak sadar dan tidak mampu memberikan respons.
Berikut adalah penjelasan lebih rinci terkait kelainan seksual Somnophilia:
- Somnophilia
Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan ketertarikan seksual pada orang yang sedang tidur atau tidak sadar.
Somnophilia termasuk dalam kelompok gangguan seksual yang disebut parafilia.
- Penyebab
Seseorang bisa mengalami kondisi ini karena Somnophilia adanya gangguan saat tumbuh kembang atau dipicu oleh fetish lain.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti apa penyebab PAP tega melakukan aksi bejatnya ini.
Seseorang dengan Somnophilia mungkin mencoba membuat orang lain tidak sadar, misalnya dengan memberikan obat-obatan, untuk kemudian dimanfaatkan secara seksual.
- Sindrom Sleeping Beauty
Istilah Somnophilia juga dikenal sebagai sindrom Sleeping Beauty.
Pasalnya, orang pengidap kelaian ini cenderung merasa bergairah pada seseorang yang sedang tertidur.
- Pelaku Tahu Idap Kelainan
Kombes Surawan mengatakan bahwa sebenarnya Priguna Anugerah mengetahui dirinya mengidap kelainan seksual.
"Si pelaku memang sudah menyadari jika dia mempunyai sensasi berbeda, yakni suka dengan orang yang pingsan."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.