Selasa, 28 April 2026

Hari Buruh

Terima Usulan Serikat Buruh, Presiden Prabowo Segera Bentuk Satgas PHK dan Kaji Hapus Outsourcing

Prabowo Subianto menerima usulan dari para serikat pekerja mengenai pembentukan Satgas PHK hingga segera menyelesaikan UU PPRT.

Tayang:
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
HARI BURUH - Presiden Prabowo Subianto saat hadir di tengah-tengah massa buruh yang padati lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025) siang. Ia menerima masukan buruh untuk membentuk Satgas PHK. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima usulan dari para serikat pekerja mengenai pembentukan Satgas PHK, menuntaskan UU Ketenagakerjaan setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK), dan segera menyelesaikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Hal ini disampaikan Prabowo usai mendengar usulan dari Presiden Partai Buruh Said Iqbal dan Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat.

"Atas saran dari pimpinan buruh, Pak Said Iqbal dan Pak Jumhur, kita akan segera membentuk Satgas PHK. Kita tidak akan membiarkan rakyat kita, pekerja - pekerja di PHK seenaknya. Bila perlu, tidak ragu-ragu kita, negara akan turun tangan," kata Prabowo di depan massa buruh yang memadati lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025) siang.

Keberpihakan tersebut, kata Prabowo, lantaran buruh selama ini telah setia bersama dirinya.

Presiden menyatakan, dari 5 kali ikut Pilpres dengan 4 kali kalah dan sekali menang, buruh selalu berdiri satu garis bersamanya. 

Baca juga: 5 Hadiah Prabowo saat May Day 2025, Hadirnya Dewan Kesejahteraan Buruh Hingga Hapus Outsourcing

Sehingga, Prabowo menganggap dirinya sebagai Presiden buruh, petani, nelayan, dan orang-orang susah.  

Dalam pidatonya, Prabowo juga memberikan hadiah untuk buruh di Hari Buruh Internasional. 

Hadiah itu adalah pemerintah segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, yang beranggotakan tokoh-tokoh buruh, dan bertugas memberi masukan kepada kepala negara soal  mengenai UU dan regulasi yang tidak berpihak pada buruh.

Pemerintah, lanjut Prabowo, juga akan segera meloloskan UU PPRT, dan diharapkan rampung dalam kurun 3 bulan ke depan.

Baca juga: Hadiah Prabowo di May Day 1 Mei, Akan Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, Ini Tugasnya

"Saya juga terima masukan mengenai perlunya ada UU Perlindungan Pekerja di Laut," sambung Prabowo.

Sementara terkait outsourcing, Prabowo berjanji segera menghapusnya.

Namun, ia meminta semua pihak realistis untuk juga menjaga kepentingan investor.

"Tapi kita juga harus realistis, kita juga harus menjaga kepentingan para investor. Kalau mereka tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja," ucap Prabowo.

Sebelumnya dalam sambutannya di Hari Buruh Internasional, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat berharap sikap Presiden Prabowo yang akan mensejahterakan orang-orang miskin termasuk buruh, dapat membuat nasib kaum buruh semakin terang benderang.

"Karena Bapak bersama kami, insyaallah ke depan akan terang benderang," kata Jumhur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved