Minggu, 3 Mei 2026

4 Masukan PISPI di DPR soal Transformasi Pangan, Koperasi Merah Putih Garda Terdepan

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) mengapresiasi capaian pengadaan cadangan pangan pemerintah yang saat ini mencapai 3,5 juta ton beras.

Tayang:
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Erik S
Istimewa
RAPAT SOAL PANGAN - Dewan Pakar PISPI Prof Dr Edi Santosa (kanan) dan Sekjen PISPI Kamhar Lakumani saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU)  dengan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV  DPR di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (6/5/2025). 

"Bahkan di Korea Selatan telah terintegrasi sistem logistik pangan dari petani ke pasar dengan aplikasi berbasis blockchain dan pelacakan kualitas," ujar Guru Besar IPB ini.

kedua, dia mengatakan peran strategis Bulog dan koperasi dalam ekosistem baru.

"Kami mengusulkan Koperasi Merah Putih nantinya (KMP) menjadi mitra utama penyerap hasil petani secara langsung di tingkat desa," ujarnya.

Selanjutnya Bulog atau swasta menjadi off taker nasional dari KMP.

Konsekwensinya, harga pembelian Bulog perlu direformulasi.

Ketiga, menata desa sebagai kekuatan pangan.

Baca juga: Stok Beras RI Mencapai 3,5 Juta Ton, Mentan Amran Ingatkan Hal Ini ke Bulog

"Kita bisa belajar dari China yang berhasil menjadikan desa sebagai pusat produksi dan manajemen berbasis kolektif yang fleksibel dan produktif," ujarnya.

Model ini berhasil menurunkan kemiskinan desa secara drastis, meningkatkan produktivitas pertanian dan menciptakan ekosistem pangan yang resilien.

Keempat, transformasi sistem pangan memerlukan dukungan teknokratik yang kuat dan konsisten.

Sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi dari para pihak, termasuk PISPI untuk berperan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved