Kamis, 9 April 2026

Ijazah Jokowi

Roy Suryo: Hasil Forensik Ijazah Jokowi Harus Detail dan Terbuka

Pakar Telematika Roy Suryo meminta hasil forensik ijazah Jokowi disampaikan secara detail dan terbuka.

Twitter/DianSandiU
IJAZAH JOKOWI - Foto ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang diunggah oleh relawan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di akun @DianSandiU di media sosial X (dulu Twitter), Selasa (1/4/2025). Pakar Telematika Roy Suryo meminta hasil forensik ijazah Jokowi disampaikan secara detail dan terbuka. 

TRIBUNNEWS.com - Pakar telematika Roy Suryo mengungkapkan bahwa ahli forensik digital dari Amerika Serikat siap memberikan bantuan dalam penyelidikan terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain itu, ahli forensik digital dari Jepang juga telah dihubungi oleh Rismon Sianipar untuk memberikan dukungan dalam kasus ini.

"Saya sebenarnya sudah kontak dengan ahli digital forensik dari Amerika terkait ijazah Jokowi. Dokter Rismon sudah kontak dengan Jepang, Dokter Tifa juga sudah dapat. Intinya adalah mereka siap bantu," ujar Roy Suryo dalam acara Dua Arah yang dikutip dari YouTube KompasTV, pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Meskipun demikian, Roy Suryo menegaskan pentingnya menunggu hasil dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Ia meminta agar Labfor Polri bersikap terbuka dalam menyampaikan hasil forensik terkait ijazah Jokowi.

"Kalau sekarang kita tunggu hasil dari Labfor Polri, kita hormati, tapi harus terbuka. Ijazahnya harus ditunjukkan ke masyarakat," tegas Roy Suryo.

Baca juga: Penasihat Ahli Kapolri: Pembuktian Ijazah Jokowi Tak Hanya Pembandingan Dokumen, Semua Harus Masuk

Roy Suryo juga meminta agar hasil forensik ijazah Jokowi disampaikan secara detail, bukan hanya menyatakan keaslian atau ketidakaslian tanda kelulusan suami Iriana dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Setidak-tidaknya kita bisa lihat hasilnya detail. Jangan hanya hasilnya satu kalimat, ini asli atau tidak. Kalau hasilnya detail perinci, insya Allah kita hormati. Tapi kalau hasil itu tampak mengada-ada, ya jangan begitulah," pungkas Roy Suryo.

Roy Suryo Diperiksa oleh Polda Metro Jaya

Pada Kamis, 15 Mei 2025, Roy Suryo menjalani pemeriksaan selama enam jam di Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran informasi palsu dan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi.

Selama pemeriksaan, Roy Suryo dicecar 26 pertanyaan mengenai latar belakang pribadinya dan penjelasan teknis soal video yang menjadi dasar laporan.

"Banyak poin pembahasannya soal bagaimana dahulu hidup saya, kisah saya SD, SMP, SMA, S1 UGM asli, S2 UGM asli, S3 UNJ asli, kemudian apa profesi saya sekarang. Saya sekarang sebagai konsultan telematika dan multimedia," jelas Roy Suryo.

Ijazah Jokowi Disimpan di Bareskrim Polri

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa ijazah asli Jokowi disimpan di Bareskrim Polri.

Polda Metro Jaya hanya menerima fotokopi ijazah.

"Fotokopi tadi saya jelaskan fotokopi, ya. Oke, ini masih tahap penyelidikan," kata Ade Ary.

Sebelumnya, adik ipar Jokowi, Wahyudi Andrianto, datang ke Bareskrim Polri untuk menyerahkan ijazah asli Jokowi.

Wahyudi menyatakan bahwa tidak ada pesan khusus dari Jokowi, ia hanya diminta untuk mengantarkan dokumen tersebut.

"Tidak ada pesan dari Jokowi. Hanya membawakan dokumen ini untuk diserahkan ke Bareskrim," ungkap Wahyudi setelah menyerahkan ijazah Jokowi, yang didampingi kuasa hukum Yakup Hasibuan, pada Jumat, 9 Mei 2025.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved