Ijazah Jokowi
Bertamu ke Rumah Kasmudjo, Rismon Sianipar Kena Usir, Kondisi Eks Dosen PA Jokowi Jadi Sorotan
Ditemui Rismon Sianipar dikediamannya di Pogung Kidul, Kabupaten Sleman, Kasmudjo justru mengusirnya dan tak ingin membahas polemik ijazah Jokowi
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNNEWS.COM - Akademisi, peneliti dan pengembang perangkat lunak, Rismon Sianipar, baru-baru ini bertamu ke rumah Kasmudjo, eks dosen pembimbing akademik (PA) Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Kedatangannya ke rumah Kasmudjo, tak lain untuk mengonfirmasi perihal peran Kasmudjo dalam masa-masa kuliah Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Namun, bukannya dipersilakan masuk ke rumah, Kasmudjo justru mengusir Rismon Sianipar.
Hal itu diketahui dari unggahan Youtube Sentana TV saat melakukan live konten di rumah Kasmudjo, di Pogung Kidul, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tayang Sabtu (14/56/2025).
Dalam tayangan tersebut Kasmudjo tampak membukakan pintu samping dengan penampilan yang tak wajar.
Kasmudjo diduga dalam kondisi sakit karena terlihat mengenakan masker di dalam rumah.
Ia juga terlihat memakai plester berwarna coklat tanpa kain kasa yang biasa digunakan medis untuk menutup luka.
Plester tersebut terlihat tertempel di bagian bawah mata Kasmudjo sebelah kanan dan di bibir bagian kanan atas dengan kondisi setengah terkelupas, atau hampir copot.
Kendati demikian tidak dijelaskan secara pasti soal kondis kesehatan yang sedang dialami Kasmudjo.
Dalam momen singkat saat Kasmudjo membuka setengah daun pintunya, Rismon Sianipar pun melemparkan pertanyaan.
Baca juga: Kuasa Hukum Tuding Pelapor Ijazah Palsu Lakukan Kriminalisasi ke Jokowi: Sangat Menyedikan
Dua pertanyaan dilemparkan Rismon Sianipar, pertama, ia mengonfirmasi apakah Kasmudjo adalah pembimbing skripsi Jokowi, kedua apakah Kasmudjo benar-benar pembimbing akademik Jokowi?
"Karena apa yah, pak Jokowi sebelumnya mengoreksi bahwa Kasmudjo bukan dosen pembimbing skripsi tapi dosen pembimbing akademik, padahal persepsi publik tahun 2017 dalam dialog video semuanya menyimpulkan bahwa Kasmudjo dosen pembimbing skripsi. Setelah 8 tahun dikoreksi sehingga saya ingin menanyakan langsung ke pak Kasmudjo."
"Secara tak disangka saya bisa menemui dan mengajukan dua poin penting, yaitu apakah pak Kasmudjo pembimbing skripsi Jokowi ? bukan. Point kedua akademik dan bukan," kata Rismon Sianipar dilansir TribunSolo.
Kasmudjo sempat menjawab bahwa ia adalah pembimbing akademiknya, namun lebih lanjutnya Kasmudjo meminta Rismon Sianipar untuk sabar dan menunggu informasi dari UGM.
Kasmudjo Digugat di PN Sleman
Melansir WartaKotaLive, diketahui, nama Kasmudjo turut terseret dalam pusaran ijazah palsu Jokowi.
Pasalnya, Jokowi menegaskan bahwa Kasmudjo adalah pembimbing skripsinya.
Namun belakangan, Jokowi meralat omongannya, ia mengatakan bahwa Kasmudjo adalah dosen akademiknya bukan dosen pembimbing skripsinya.
Kini, Kasmudjo pun digugat ke Pengadilan Negeri Sleman, DIY.
Dalam pengakuannya, Kasmudjo mengaku tidak tahu-menahu soal ijazah Jokowi.
Namun ia enggan hadir dalam sidang yang yang telah dijadwalkan PN Sleman itu.
Diketahui selain Kasmudjo, enam orang lainnya turut dilaporkan ke PN Sleman.
Mereka yakni Wakil Rektor 1 UGM, Wakil Rektor 2 UGM, Wakil Rektor 3 UGM, Wakil Rektor 4 UGM, Dekan Fakultas Kehutanan UGM dan Kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM.
Publik ingin Kasmudjo hadir langsung dan menjelaskan perannya sebagai pembimbing akademik Jokowi atau bukan.
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Sidang soal Ijazah di PN Sleman Kamis 22 Mei, Kasmudjo Ngaku Tidak Siap,Pelapor Minta agar Dia Hadir dan TribunSolo.com dengan judul Rismon Sianipar Nekat Cecar Kasmudjo yang Sedang Sakit soal Ijazah, Pengacara Jokowi Bereaksi
(Tribunnews.com /Galuh Widya Wardani)(TribunSolo.com/Hanang Yuwono)(WartaKotalive.com/Feryanto Hadi)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.