Senin, 27 April 2026

Ridwan Kamil dan Kehidupan Pribadinya

3 Fakta Ridwan Kamil Protes Delay di Bali, Debat Keras dengan Sosok Ini

Inilah 3 fakta Ridwan Kamil yang tertangkap kamera melayangkan protes saat terkena delay penerbangan di Bali. Ia sempat berdebat dengan sosok ini.

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Suci BangunDS
Warta Kota/Yulianto
KENA DELAY - Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil mengadakan pertemuan dengan salah satu tokoh politik senior Partai Demokrat sekaligus tokoh masyarakat Betawi Nachrowi Ramli alias Bang Nara, di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2024). Inilah 3 fakta Ridwan Kamil yang tertangkap kamera melayangkan protes saat terkena delay penerbangan di Bali. Ia sempat berdebat dengan sosok ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Peristiwa tak mengenakkan dialami oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat berada di Bali.

RK alias Kang Emil bersama dengan penumpang maskapai Super Air Jet rute Bali-Jakarta terjebak delay hingga berjam-jam di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat (11/7/2025).

Ridwan Kamil pun sempat melayangkan protes dan berdebat dengan seorang pria akibat peristiwa tersebut.

Momen Ridwan Kamil yang terlihat kesal dan marah itu sempat viral di media sosial. Lalu seperti apa fakta dan duduk perkaranya?

Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kronologi Delay

Rencananya, pada Jumat malam itu, penerbangan Super Air Jet  yang ditumpangi Ridwan Kamil dijadwalkan berangkat pada Jumat (11/7/2025) pukul 21.30 WITA.

Namun, penerbangan itu mengalami penundaan atau delay kemudian di-reschedule ke pukul 23.45 WITA.

Hingga pada waktu yang ditentukan, pesawat dengan nomor IU-745 itu urung diterbangkan dan kembali ditunda.

Ridwan Kamil dan penumpang lain dijanjikan akan terbang pada Sabtu, 12 Juli 2025 dini hari pukul 01.40 WITA.

Bahkan 10 menit sebelum jam yang dijadwalkan, penerbangan dinyatakan cancel atau dibatalkan.

Penumpang diberangkatkan pada keesokan harinya pukul 08.00 WITA. Sehingga total delay yang dialami selama 10 jam.

Baca juga: Sempat Ingin Dibongkar KDM, Proyek Ridwan Kamil Bakal Direnovasi, Walkot Bandung Tunggu Kontraktor

2. Debat dengan Petugas Bandara

Sementara itu, dalam video yang beredar, Ridwan Kamil tampak terlibat debat dengan Airport Operation Center Head Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Petugas tersebut, memakai rompi berwarna hijau terang dengan tulisan "Angkasa Pura" di bagian belakang.

Tidak hanya Ridwan Kamil, terdapat sekumpulan penumpang lainnya juga yang mempertanyakan alasan penerbangan tertunda.

Kepada petugas tersebut, Ridwan Kamil meminta agar bisa menghubungi langsung pengambil keputusan hingga penerbangan pesawat tertunda.

"Kami sebagai bayar mau bicara ke pengambil keputusan, telepon aja," kata Ridwan kamil.

"Bilang, Pak Ridwan mau bicara. Nanti jawabannya, 'saya tidak mau bicara dengan Pak Ridwan,' udah selesai," sambung dia.

Berdasarkan ucapan perekam video, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 2.30 WITA.

Ridwan Kamil pun kecewa karena pihak pemangku kebijakan di bandara tidak mau berbicara kepadanya selaku penumpang.

"GM terminal tidak mau bicara minimal untuk menjelaskan alasan membatalkan penerbangan karena ada pengaspalan," ucap Ridwan Kamil.

"Aspal dengan ada puluhan penumpang memilih aspal, padahal pesawatnya sudah ada. (SOP) bukan kitab suci, teknisnya boleh, makanya kapten yang memutuskan," ucap Ridwan Kamil.

3. Pesawat Terlambat Datang

Angkasa Pura Indonesia, pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pun angkat bicara menanggapi masalah delay tersebut.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan, penundaan penerbangan itu dikarenakan adanya keterlambatan kedatangan pesawat.

"Pada Jumat 11 Juli 2025 kemarin, terdapat penundaan penerbangan Super Air Jet nomor IU-745 tujuan Denpasar-Cengkareng."

"Penundaan ini disebabkan pesawat yang akan digunakan mengalami keterlambatan tiba dari bandara asal yaitu Cengkareng, Jakarta nomor IU-744," ujar Syaugi Shahab dikutip dari Tribun-Bali.com.

Ia menambahkan, penerbangan IU-744 dijadwalkan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Jumat 11 Juli 2025 pada pukul 20.45 WITA, tapi realisasinya mendarat pukul 01.56 dini hari atau Sabtu 12 Juli 2025.

Pihak Super Air Jet mengajukan permohonan untuk dapat memberangkatkan penerbangan IU-745 pada pukul 03.00 WITA. 

Namun hal itu tidak dapat dipenuhi karena sudah masuk dalam periode pelaksanaan pekerjaan perawatan runway (overlay).

"Adapun periode overlay dilaksanakan pukul 02.00 WITA sampai dengan 07.00 WITA. Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan take off landing dihentikan sementara," jelas Syaugi. 

Informasi penutupan sementara runway, lanjut Syaugi, telah disampaikan dan diketahui seluruh instansi pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan melalui publikasi Notice to Airmen (NOTAMN) sejak Mei 2025 lalu.

"Pekerjaan overlay ini merupakan program yang dilakukan untuk menambah kualitas dan kuantitas kekuatan runway, sehingga keselamatan serta keamanan penerbangan, baik saat proses lepas landas maupun pendaratan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap terjaga," paparnya.

"Berdasarkan penjelasan dimaksud, penerbangan Super Air Jet tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangannya menuju Cengkareng karena telah memasuki periode pekerjaan overlay yang disebabkan keterlambatan kedatangan pesawat dari bandara asal," ujar Syaugi.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Ridwan Kamil Ikut Kena Cancel Penerbangan Super Air Jet di Bali, Ini Kata Pihak Angkasa Pura dan Momen Ridwan Kamil Terlibat Debat dengan Petugas Bandara Ngurah Rai Bali, Pesawat Batal Terbang

(Tribunnews.com/Sri Juliati) (Tribun-Bali.com/Zaenal Nur Arifin) (TribunJabar.id/Rheina Sukmawati)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved