Wawancara Eksklusif
VIDEO EKSKLUSIF Hasto Dapat Amnesti, tapi Handphone Masih Disita KPK, Ada Apa?
“Saya selalu mengatakan perkara ini adalah perkara pesanan. Sebagai politik balas dendam dan digunakan oleh orang sebagai balas budi"
"Kalau mereka beretika baik, mau menjalankan keputusan Presiden dengan baik sebagai aparat penegak hukum yang baik, mestinya itu tanpa kita minta mereka kembalikan."
Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Makna di Balik Pemberian Amnesti Hasto: Prabowo Sadar Ada yang Salah
"Ini Perkara Pesanan"
Maqdir juga mengungkap sejumlah fakta mengejutkan dalam wawancara eksklusif.
Ia menyebut, selain kejanggalan proses hukum, kasus ini juga sarat dengan unsur balas dendam politik dan balas budi kekuasaan.
“Saya selalu mengatakan perkara ini adalah perkara pesanan. Sebagai politik balas dendam dan digunakan oleh orang sebagai balas budi,” tegas Maqdir.
Menutup wawancaranya, Maqdir menyampaikan refleksi yang dalam soal relasi antara hukum dan politik di Indonesia.
“Hukum tidak boleh digunakan untuk menghancurkan lawan politik. Apalagi terhadap orang-orang yang pernah jadi kawan. Ini catatan sejarah yang kelam, dan harus dihentikan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjadikan hukum sebagai alat keadilan, bukan senjata politik, demi menjaga demokrasi dan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Saksikan video lengkap wawancara eksklusifnya hanya di kanal YouTube Tribunnews.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BICARA-SOAL-AMNESTI-Penasihat-Hukum-Eks-Sekjen-PDIP-Hasto.jpg)