Selasa, 5 Mei 2026

OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja

Wamenaker Noel Terjaring OTT KPK, Legislator PKS Prihatin Presiden Gencar Suarakan Berantas Korupsi 

Nasir Djamil prihatin soal operasi tangkap tangan oleh KPK terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

Tayang:
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
KPK OTT WAMENAKER NOEL - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Nasir Djamil saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (21/8/2025). Nasir prihatin dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. [Rizki Sandi Saputra] 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Nasir Djamil merespons soal kegiatan tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

Nasir mengaku prihatin dengan kasus tersebut. Lantaran, Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal memimpin sudah sangat gencar menyuarakan upaya pemberantasan korupsi.

"Tentu kita sangat prihatin dengan kejadian ini, karena presiden sangat gencar menyuarakan isu-isu soal pemberantasan korupsi," kata Nasir kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Dirinya lantas menganalogikan kasus yang menjerat Noel ini layaknya aksi gol bunuh diri di sebuah pertandingan sepakbola.

Kata dia, pemerintah melalui arahan Presiden Prabowo Subianto menyuarakan semangat berantas korupsi, tapi justru salah satu anggota kabinetnya terperangkap dalam persoalan korupsi itu sendiri.

"Presiden kan sangat gencar untuk soal (pemberantasan korupsi) ini gitu, dan tentu sangat seperti memasukkan bola ke gawang sendiri ini, jadi apa yang dialami oleh Wamenaker itu seperti memasukan bola ke gawang sendiri, atau gol bunuh diri," ucap dia.

Baca juga: KPK OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer di Jakarta Terkait Dugaan Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3

Akan tetapi kata Nasir, kasus hukum yang menjerat Noel ini memberikan gambaran atau bukti kalau Presiden Prabowo memang tidak ikut andil dalam persoalan hukum termasuk yang ditangani KPK.

"Tapi di sisi lain juga kita mendapatkan pesan bahwa presiden itu tidak mencampuri urusan-urusan seperti ini, kedua kita juga mendapatkan pesan bahwa KPK itu bekerja secara independen ya, tidak diintervensi oleh kekuasaan," tandas Nasir.

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis, 21 Agustus 2025. 

Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Cahyanto, telah membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan ini. 

"Benar, ada giat tangkap tangan," ujar Fitroh saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Kamis.

Fitroh juga mengonfirmasi penangkapan terhadap Immanuel Ebenezer

"Ya," jawabnya singkat, membenarkan keterlibatan Wamenaker dalam OTT tersebut.

Berdasarkan informasi dari tiga aparat penegak hukum, operasi ini menjaring sekitar 20 orang. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved