Minggu, 31 Agustus 2025

Demo Buruh

Konsentrasi Massa Terjadi di Kwitang Senen Jakarta, Warga dan Driver Ojol Kepung Markas Brimob

Konsentrasi massa terjadi di Jalan Pasar Senen, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Markas Brimob, Jumat (29/8/2025) pagi.

Kompas.com/Shinta Dwi Ayu
MACET - Jalan Pasar Senen dan Jalan Kramat Raya macet imbas adanya unjuk rasa di Mako Brimob Kwitang. 

Kondisi diperparah pengendara motor yang berhenti untuk melihat unjuk rasa yang berlangsung di bawah flyover Kramat Raya. 

Massa aksi sudah bertahan di Mako Brimob sejak Kamis malam dan masih berada di lokasi hingga Jumat pagi.

Tujuh anggota Brimob ditangkap

Tujuh anggota Brimob diamankan setelah pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) tewas karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis malam, (28/8/2025).

Abdul Karim berkata pihaknya telah mengamankan tujuh anggota Brimob yang diduga terkait dalam peristiwa itu. Mereka sekarang dalam proses pemeriksaan intensif.

“Pelaku sudah kami amankan, berjumlah 7 orang,” ujar Abdul Karim.

Ketujuh pelaku adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.

Menurut Abdul Karim, pihaknya masih mendalami peran masing-masing pelaku, identitas anggota mengemudikan rantis saat kejadian.

“Kami masih dalami siapa yang nyetir. Yang jelas, 7 orang ini berada dalam satu kendaraan. Pemeriksaan masih berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan dukacita kepada keluarga korban atas peristiwa itu.

Seperti Abdul Karim, Asep juga menegaskan polisi akan memproses tuntas peristiwa tersebut.

Terpisah, Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, mendesak Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mengusut tuntas insiden rantis Brimob yang melindas Affan saat aksi demonstrasi kemarin.

Dia juga meminta agar para pelaku dipecat dari jabatannya imbas dari insiden tersebut.

“Kami mendesak kepada yang Terhormat Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengusut tuntas kejadian tersebut."

“Agar memecat dan menghukum seberat-beratnya anggota Brimob Polri yang mengendarai Barakuda Brimob Polri tersebut,” sambung Andi.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan