Sabtu, 30 Agustus 2025

Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

Di Mana Ahmad Sahroni dan Anggota DPR Lainnya usai Buat Pernyataan Kontroversi hingga Picu Demo?

Di mana keberadaan anggota DPR usai pernyataan dan sikap kontroversial mereka memicu demo?

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
DEMO DI BERBAGAI WILAYAH - Bendahara Umum Partai NasDem sekaligus Anggota DPR Ahmad Sahroni saat menjadi saksi pada persidangan kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian dengan terdakwa Syahrul Yasin Limpo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/6/2024). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan lima saksi yakni General Manager Radio Prambors Dhirgaraya Santo, pemilik Suita Travel Harly Lafian, pemilik Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur, Bendahara Umum Partai NasDem sekaligus Anggota DPR Ahmad Sahroni, Ketua Umum Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem sekaligus Anak kandung Syahrul Yasin Limpo, Indira Chunda Thita Syahrul. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.com - Gelombang demonstrasi masih berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025), di berbagai wilayah Indonesia.

Demonstrasi lanjutan ini dipicu oleh tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), saat aksi unjuk rasa berlangsung di sekitaran Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Affan tewas setelah terlindas mobil rantis yang dikemudikan Brimob ketika hendak mengantarkan pesanan.

Tewasnya Affan pun memicu kemarahan massa hingga demo masih berlanjut.

Aksi demonstrasi sebelumnya sudah digelar pada Senin (25/8/2025), berlanjut pada Kamis (28/8/2025), dan masih berlangsung hingga Sabtu hari ini.

Salah satu pemicunya adalah pernyataan kontroversial sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dianggap nirempati terhadap rakyat Indonesia.

Baca juga: Puan Minta Maaf: DPR Belum Sepenuhnya Jalankan Tugas sebagai Wakil Rakyat

Lalu, di manakah keberadaan para anggota DPR yang melontarkan pernyataan kontroversial itu?

1. Adies Kadir

KENAIKAN GAJI DPR - Wakil Ketua DPR, Adies Kadir memberikan penjelasan terbuka mengenai komponen pendapatan anggota dewan serta alasan kebijakan penggantian rumah dinas menjadi tunjangan perumahan. 
KENAIKAN GAJI DPR - Wakil Ketua DPR, Adies Kadir memberikan penjelasan terbuka mengenai komponen pendapatan anggota dewan serta alasan kebijakan penggantian rumah dinas menjadi tunjangan perumahan.  (dok. DPR RI)

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, dijadwalkan menghadiri acara Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) di Hotel Fairmont, Jakarta, sejak Kamis hingga Minggu (31/8/2025) besok.

MKGR adalah organisasi kemasyarakatan yang terhimpun dalam Kelompok Induk Organisasi (KINO) di bawah Golkar.

Di hari pertama acara, Adies mendaftar sebagai Ketua Umum DPP Ormas MKGR periode 2025-2030.

Ketua Panitia Verifikasi dan Pemilihan Mubes X Ormas MKGR, Supriansa, mengungkapkan Adies sudah memenuhi syarat sebagai calon ketua umum.

Tak hanya itu, sampai hari terakhir pendaftaran, Kamis, hanya Adies yang maju sebagai calon Ketua Umum DPP Ormas MKGR.

"Sampai hari ini (Kamis) di hari terakhir pendaftaran, hanya Pak Adies Kadir saya yang mendaftar, dan hasil verifikasinya pun semuanya telah dinyatakan memenuhi syarat," kata Supriansa, Kamis.

Pernyataan soal Tunjangan Rumah

Adies Kadir menjadi sorotan setelah memberikan pernyataan soal gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang belakangan menuai polemik.

Pada Selasa (19/8/2025), Adies sempat membahas kenaikan tunjangan bagi anggota DPR, termasuk tunjangan rumah yang disebut mencapai Rp50 juta.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan