Rabu, 29 April 2026

Kemendikdasmen Buka Pendaftaran TKA 2025, Bisa Jadi Tolok Ukur Kualitas Pendidikan

Kemendikdasmen membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa kelas 3 SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mulai 24 Agustus hingga 5 Oktober.

Tayang:
dok. pribadi
TKA - Pengamat pendidikan Darmaningtyas. Ia mengatakan kehadiran TKA menjadi standarisasi pendidikan yang selama ini belum menyentuh aspek individu.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa kelas 3 SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mulai 24 Agustus hingga 5 Oktober 2025. 

Tes ini bersifat opsional, namun hasilnya dapat menjadi nilai tambahan bagi siswa yang melanjutkan kuliah melalui jalur prestasi.

Praktisi pendidikan dari Taman Siswa, Darmaningtyas, mengatakan kehadiran TKA menjadi standarisasi pendidikan yang selama ini belum menyentuh aspek individu. 

"Pendidikan dimanapun itu, perlu adanya standarisasi. Standar itu dilihat dari evaluasi pembelajaran, dan TKA ini adalah salah satu instrumen untuk melihat hasil pembelajaran," ujar Darmaningtyas melalui keterangan tertulis, Rabu (3/9/2025).

Darmaningtyas, lulusan Sarjana Filsafat dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta ini aktif mengembangkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sejak 1986 di sekolah tempat ia mengajar.

Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan enam Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Panggang, Gunungkidul, yang masih berjalan hingga kini.

Darmaningtyas menilai TKA memiliki peran penting bukan hanya untuk seleksi perguruan tinggi.

TKA juga menjadi parameter perkembangan individual siswa. 

Berbeda dari evaluasi sebelumnya yang lebih menilai lembaga, TKA dirancang untuk mengukur capaian setiap siswa. 

Tes ini juga dianggap dapat membantu siswa yang berasal dari lingkungan belajar kurang mendukung, dengan memberikan kesempatan menegaskan kemampuan akademiknya secara lebih objektif.

Darmaningtyas bahkan membandingkan fungsi TKA dengan tes kemampuan bahasa internasional. 

"Seperti TOEFL atau IELTS, TKA bisa dipakai bukan hanya untuk seleksi masuk perguruan tinggi, tapi juga sebagai alat ukur perkembangan akademik individu," jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar integritas penyelenggaraan dijaga ketat. 

"Dulu kan sering ada kebocoran soal atau manipulasi nilai. Dengan TKA ini nggak perlu lagi. Seandainya hasil tahun ini belum memuaskan, bisa diperbaiki tahun depan. Yang penting jangan ada manipulasi nilai karena itu akan mencerminkan kualitas pendidikan yang sesungguhnya," pungkasnya. 

Hingga pekan pertama pendaftaran, tercatat lebih dari 1,5 juta siswa sudah mendaftar melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved