Profil Yurike Sanger dan Kisah Hidupnya, Istri ke-7 Ir Soekarno
Sosok istri ke-7 Presiden RI Pertama Soekarno, Yurike Sanger, meninggal dunia. Kisah hidupnya bersama Sang Proklamator kembali di sorot
Benih-benih cinta antara keduanya pun tumbuh.
Bung Karno pun menyatakan perasaannya untuk menikah.
Yurike Sanger pun diberi seuntai kalung sebagai pengikat janji keduanya.
Hingga akhirnya, Soekarno pun mendatangi orang tua Yurike Sanger untuk meminta restu.
Pada 6 Agustus 1964 keduanya menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki.
Namun, rumah tangga kedua mempelai itu tidak panjang.
Keduanya bercerai dengan baik-baik tiga tahun setelah pernikahan dilangsungkan.
Situasi politik Indonesia yang memanas menjadi salah satu penyebab perpisahan Soekarno dengan Yurike Sanger.
Para rentang waktu 1965-1966, Soekarno lalu dimakzulkan sebagai presiden dan menjadi tahanan rumah di Wisma Yaso.
Lalu pada 1967, Soekarno kemudian menyarankan agar Yurike Sanger meminta cerai darinya.
Melansiri Tribun-Bali.com, usai bercerai, Yurike Sanger bersama puteranya Yudhi Sanger menetap di Amerika Serikat.
Ia hidup bahagia bersama anak dan cucunya.
Yurike Sanger dikenal sebagai sosok ibu dan oma yang penuh kasih sayang bagi keluarganya.
Ia lebih memilih hidup tenang di luar sorotan media, meskipun sesekali muncul dalam acara keluarga besar Soekarno atau wawancara terkait sejarah masa lalu.
Hatinya tetap menyimpan ikatan emosional dengan tanah air dan kisahnya sebagai bagian dari keluarga besar Soekarno.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Sosok Yurike Sanger, Istri Ke-7 Soekarno Tutup Usia di Umur 81 Tahun, Menikah Jelang Kejatuhan Suami dan Yurike Sanger Wafat Usai 81, Ini Potret Masa Mudanya, Masih Pelajar Sudah Buat Soekarno Jatuh Cinta
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani) (Tribunnewsmaker/galuh palupi)( Tribun-Bali.com/Ida Ayu Suryantini Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/yurike-sanger-soekarno.jpg)