Senin, 13 April 2026

Arahan Ketua Harian PSI Ahmad Ali, Panggilan Bro-Sis akan Dihilangkan

Ronald Aristone Sinaga membenarkan soal adanya informasi bahwa panggilan sis dan bro tidak akan lagi dipakai di PSI.

Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA
PANGGILAN BRO SIS - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali berkunjung ke kantor redaksi Tribunnews, Jakarta, Rabu (8/10/2025).. Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga membenarkan soal adanya informasi bahwa panggilan sis dan bro tidak akan lagi dipakai di PSI. TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga membenarkan soal adanya informasi bahwa panggilan sis dan bro tidak akan lagi dipakai di PSI.

Diketahui, panggilan bro dan sis sudah lekat di PSI. 

Baca juga: PSI Sambut Positif Pertemuan Prabowo dan Jokowi: Mereka Bestie, Selalu Pikirkan Rakyat

Panggilan tersebut menjadi semacam ciri khas PSI sejak era Grace Natalie hingga Giring Ganesha menjabat ketua umum.

Panggilan “bro” dan “sis” di PSI (Partai Solidaritas Indonesia) sebenarnya merupakan bentuk sapaan yang santai dan akrab di kalangan anggota maupun pendukung partai ini.

Bro biasanya dipakai untuk memanggil laki-laki, Sis untuk perempuan.

 

 

Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang hangat, kekeluargaan, dan tidak formal. 

Ini sesuai dengan citra PSI yang ingin dikenal sebagai partai yang muda, energik, dan dekat dengan masyarakat, terutama generasi milenial dan generasi Z.

Panggilan “bro” dan “sis” itu bukan hanya sekadar sapaan, tapi juga cara membangun solidaritas dan kebersamaan antaranggota dan pendukung PSI.

"Perihal ini saya tahunya (dari) arahan Ketua Harian Bang Ali (Ahmad Ali)," kata Ron kepada Tribunnews, Kamis (9/10/2025).

Baca juga: Temui Prabowo, Jokowi Dinilai Pertegas Afiliasi dengan PSI

Namun Ron mengaku tidak tahu arahan Ahmad Ali tersebut bersumber dari mana.

"Kalau itu instruksi dari bapak (Jokowi), saya belum tahu," kata dia.

Adapun dalam pertemuannya dengan Jokowi tempo hari, Ron mengaku tidak membahas spesifik soal isu kepartaian.

"Saya membahas penyelewengan dana bantuan negara untuk anak sekolah," tandasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved