Senin, 13 April 2026

Pemeriksaan Senyap Eks Dirut Antam Arie Ariotedjo di KPK

KPK telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu. 

Kompas.com/Bayu Pratama S
PERIKSA - Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. KPK ternyata telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu.  

Ringkasan Berita:
  • KPK telah periksa mantan Dirut Antam Arie Prabowo Ariotedjo
  • Arie Prabowo adalah ayah dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo
  • Penyidik mendalami pengetahuan Arie terkait proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado. 
  • Arie Prabowo Ariotedjo menjabat sebagai Direktur Utama Antam pada periode Mei 2017 hingga Desember 2019, yang bersinggungan dengan waktu terjadinya dugaan korupsi tersebut. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah memeriksa mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo, secara diam-diam pada pekan lalu. 

Pemeriksaan ini terungkap meskipun nama Arie Ariotedjo dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi pada hari ini, Selasa, 14 Oktober 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa ayah dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo itu telah dimintai keterangan pada Selasa, 7 Oktober 2024. 

Pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK tersebut tidak tertera dalam agenda resmi yang dirilis saat itu.

Menurut Budi, pihak Arie Ariotedjo mengajukan perubahan jadwal karena adanya kegiatan lain yang telah direncanakan sebelumnya pada hari ini.

"Pengajuan jadwal pemeriksaan tersebut karena yang bersangkutan pada hari ini ada kegiatan lain yang sudah terjadwal sebelumnya," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami pengetahuan Arie terkait proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado. 

Kasus ini diduga telah merugikan keuangan negara lebih dari Rp 100 miliar, tepatnya Rp 100,7 miliar.

"Penyidik mendalami proses kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Antam dengan PT Loco Montrado," sebut Budi.

Arie Prabowo Ariotedjo menjabat sebagai Direktur Utama Antam pada periode Mei 2017 hingga Desember 2019, yang bersinggungan dengan waktu terjadinya dugaan korupsi tersebut. 

Sebelumnya, ia juga pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama pada 6 Juni 2023.

Sementara Arie telah diperiksa lebih awal, KPK tetap melanjutkan agenda pemeriksaan saksi lainnya pada hari ini. 

Tiga saksi yang hadir adalah Arum Rachmanti (Product Inventory Control Work Unit Head UBPP LM PT Antam), Agus Zamzam Jamaluddin (mantan Direktur Operasi PT Antam), dan Ariyanto Budi Santoso (Business Management Lead Specialist PT Antam).

Kasus korupsi kerja sama anoda logam ini telah menjerat dua tersangka. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved