Kamis, 30 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo: Satu Kasus Keracunan MBG Tidak Dapat Diterima

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa satu kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG tidak dapat diterima.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Igman Ibrahim
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
KORBAN BERTAMBAH - Pelajar diduga korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dirawat di ruang kelas SMPN 1, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). Pelajar korban keracunan MBG di Kecamatan Cisarua tercatat berjumlah lebih dari 340 orang, dari SDN 1 Garuda, SMPN 1 Cisarua, dan SMK Negeri 1 Cisarua.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa satu kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG tidak dapat diterima. (TRIBUN JABAR/GANI KIRNIAWAN) 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto singgung keracunan MBG.
  • Prabowo menegaskan tidak ada toleransi atas keracunan program MBG. 
  • Pemerintah menguatkan pengawasan hingga mendekati nol persen kesalahan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa satu kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dapat diterima dan harus menjadi pelajaran untuk memperkuat pengawasan. 

Baca juga: MBG di Singapura Dilaksanakan 2026, Apa Bedanya dengan Indonesia?

MBG adalah program pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada Januari 2025 yang  bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan seperti ibu hamil dan menyusui.

Prabowo sebagai penggagas MBG menargetkan pelaksanaan program nasional tersebut dapat mencapai tingkat kesalahan mendekati nol melalui peningkatan standar keamanan pangan dan tata kelola distribusi.

Baca juga: Menteri Wihaji Fokus Kawal MBG untuk Bumil dan Busui, Nutrisi Jadi Kunci Tekan Stunting

“Saya pikir, ya, kita punya masalah. Saya pikir kita ada keracunan makanan. Tapi ketika kita menghitung jumlah makanan yang kita bagikan, jumlah keracunan makanan, saya pikir statistiknya serendah 0,0007. Yang menurut saya tidak, maksud saya, bahkan satu keracunan pun tidak dapat diterima,” kata Prabowo dalam wawancara dengan Forbes di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

 

Ia menekankan, upaya mencapai kesempurnaan dalam setiap program manusia memang tidak mudah. 

Namun, menurutnya, pemerintah tetap berkomitmen untuk mendekatkan pelaksanaan MBG pada standar tanpa kesalahan.


“Dalam setiap upaya manusia, untuk mencapai nol cacat atau nol kecelakaan atau nol kesalahan, saya pikir itu sangat jarang dalam upaya manusia, menurut pendapat saya. Saya tidak mencari-cari alasan. Kami bertekad untuk membuatnya sedekat mungkin dengan nol,” ujarnya.

Upaya Tingkatkan Pengawasan

Eks Danjen Kopassus itu menjelaskan, pemerintah terus melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan perlengkapan dapur dalam program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

DAPUR MBG TUTUP - Kondisi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, setelah berhenti beroperasi, Selasa (15/4/2025). Tak pernah dibayar, pemilik Dapur MBG di Kalibata laporkan yayasan setelah merugi hampir Rp1 M karena atas dugaan penggelapan dana. (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)
DAPUR MBG TUTUP - Kondisi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, setelah berhenti beroperasi, Selasa (15/4/2025). Tak pernah dibayar, pemilik Dapur MBG di Kalibata laporkan yayasan setelah merugi hampir Rp1 M karena atas dugaan penggelapan dana. (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim) (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

“Kami meningkatkan pengawasan kami, SOP. Kami sekarang membeli peralatan baru, filter untuk air, keranjang untuk makanan, peralatan modern untuk memanaskan air, untuk memanaskan nampan yang diambil. Kami sedang berusaha meningkatkan semua pengawasan,” sambungnya.

 

Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya atas perkembangan cepat program MBG.

Presiden menyebut program MBG kini didukung hampir 11.900 dapur umum dan melayani 35,4 juta anak setiap hari di seluruh Indonesia.


“Dan sekarang saya bangga mengatakan, beberapa jam yang lalu, kami sekarang memiliki 11.400 dapur. Saya rasa. Ya, 11.900 dapur. Dan kita memberi makan 35,4 juta orang hari ini. Jadi 35,4 juta,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved