Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran
Warga Bojong Koneng Ungkap Rasanya Jadi Tetangga Prabowo Subianto
Tetangga Prabowo Subianto di Bojong Koneng memberikan tanggapan menjelang satu tahun masa jabatan pada 20 Oktober 2025 mendatang.
"Kalau perbedaan sungguh luar biasa. Kalau saya pribadi merasa bangga. Sekarang lihat jalan sudah terang semua, saluran air sudah bagus semua, sembako satu tahun sekali ada kalau lebaran, ada kurban juga," jelasnya.
Pengamanan di Sekitar Rumah Prabowo Diperketat, Warga Akui Merasa Aman
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar rumah Prabowo Subianto mengakui ada pengamanan yang sangat ketat di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden RI.
Pengamanan yang diperketat tersebut membuat para warga merasa lebih aman dari potensi terjadinya kejahatan.
Warga Desa Bojong Koneng, Selamet Santoso mengatakan, kini tidak sembarang orang bisa mendekat ke rumah Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, sebelum memasuki area kediaman Prabowo, ada sejumlah anggota TNI yang berjaga di jalan utama Desa Bojong Koneng.
"Ketat banget. Ya sekarang masuk-masuk juga enggak sembarangan. Kalau dulu mendekat ke wilayah rumahnya (Prabowo) bisa, sekarang enggak bisa," kata Selamet, saat ditemui.
"Aman sebenarnya karena banyak petugas. Karena kan lebih banyak tentara di sini," sambungnya.
Warga lainnya, Udai menjelaskan, saat ini di sisi jalan utama Desa Bojong Koneng yang menuju ke rumah Prabowo terdapat asrama untuk tempat tinggal para anggota TNI yang bertugas menjaga rumah RI1 itu.
Udai menilai pengamanan yang sedemikian ketat merupakan hal yang wajar terjadi dalam hal pengamanan Presiden.
"Enaknya nih pas (Prabowo) jadi Presiden, kalau malam itu jalan enggak ngeri. Banyak aparat, banyak anggota di jalan, tengah malam juga. Kan di depan itu ada semacam asramanya gitu," ucap Udai.
Meski demikian, ia menceritakan pernah merasakan perlakuan kurang baik dari aparat yang berjaga di sekitar rumah Prabowo.
Udai mengatakan, dia merupakan warga asli Desa Bojong Koneng. Orang tuanya sudah tinggal di desa tersebut sebelum dia lahir.
Namun, katanya, dia sempat dilarang untuk bergerak melalui jalan tertentu oleh aparat yang menjaga rumah Prabowo.
"Kalau ketat sih wajar, kan ring 1 Presiden. Kita pertama mah 'jangan ke sini' katanya. Aduh apaan, saya orang sini. Tapi sekarang udah enak," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/o-memberikan-makan-hewan-peliharaan-di-ruv.jpg)