Minggu, 10 Mei 2026

Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran

Cita-cita Swasembada Pangan hingga Capaian Ekonomi Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun setelah dilantik pada 20 Oktober 2024.

Tayang:
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
SETAHUN PRABOWO GIBRAN - Warga melintasi kios yang menjual bingkai foto Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Berikut capaian sejumlah sektor di satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun setelah dilantik pada 20 Oktober 2024
  • Target swasembada diyakini dapat tercapai dalam satu tahun
  • Istana menyebut masih banyak yang perlu diperbaiki jelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun setelah dilantik pada 20 Oktober 2024.

Dari segi pangan, Prabowo-Gibran memiliki visi tercapainya swasembada pangan.

Swasembada pangan merupakan kemampuan suatu negara atau daerah untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada impor dari luar negeri.

Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyebut Presiden Prabowo menyampaikan arahan khusus terkait percepatan swasembada pangan nasional. 

Presiden menargetkan swasembada beras, dapat dicapai dalam waktu satu tahun.

"Kalau target, swasembada secepat-cepatnya, menguntungkan petani, konsumen tersenyum. Jadi harus kita stabilkan harga. Stabilisasi harga bahan-bahan pokok, khususnya yang disubsidi pemerintah. Itu harus distabilkan," ungkap Amran di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (13/10/2025).

Menurut Amran, langkah swasembada telah dilakukan bertahap.

"Mimpi kita, target Bapak Presiden 4 tahun swasembada, itu kita capai dalam waktu 1 tahun. Dan itu adalah lompatan besar yang kita buat bersama. Bukan saja Kementerian Pertanian, tapi semua anak bangsa yang ikut berpartisipasi. TNI, Polri, Kejaksaan, Bulog, Badan Pangan, semuanya," ucap Amran.

Adapun salah satu program intervensi perberasan yang pemerintah lakukan Kementan ialah melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras melalui Perum Bulog.

Realisasi penjualan dari awal 2025 sampai 13 Oktober telah mencapai 463,5 ribu ton.

Baca juga: Bahlil Soal Isu Menteri Ditegur Prabowo: Saya Juga Sering Ditegur, Tegur Sayang, Tegur Perintah

Publik Berikan Apresiasi

Sementara itu Peneliti Litbang Kompas, Agustina Perwanti mengungkapkan publik memberikan apresiasi positif terhadap kinerja pemerintah di bidang pangan.

Khususnya setelah capaian produksi padi nasional yang meningkat signifikan.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, produksi padi sudah meningkat hingga 34 juta ton pada bulan ini, dan hal ini cukup mendapat apresiasi dari publik,” ujar Agustina di Jakarta, Jumat (10/10/2025), dikutip dari laman Kementan.
 
Survei Litbang Kompas menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dalam program ketahanan pangan mencapai 61,5 persen.

Dari angka tersebut, 4,8 persen menyatakan sangat puas dan 56,7 persen cukup puas. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved