Selasa, 12 Mei 2026

Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran

Kinerja Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin Setahun Pertama Versi Survei, Siapa Terbaik?

Begini perbandingan Prabowo-Gibran dan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam satu tahun pertama pemerintahan berdasarkan hasil survei. Ini hasilnya.

Tayang:
Kolase Tribunnews.com
KINERJA SETAHUN PERTAMA - Berikut perbandingan kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Adapun penilaian itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga. Selain itu, penilaian berdasarkan kinerja di tahun pertama pemerintahan masing-masing. Berikut hasilnya. 

Adapun survei yang dilakukan Poltracking dilakukan pada 3-10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dan diwawancara secara langsung.

Sementara metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Celios: Prabowo Peroleh Nilai 3 dari 10, Gibran Dinilai 2

Kontras dengan hasil Poltracking, survei yang dilakukan Celios justru menunjukkan kinerja Prabowo-Gibran yang masih buruk.

Pasalnya, kinerja Prabowo hanya memperoleh nilai 3 dari 10. Sementara, Gibran diberi nilai 2 dari 10.

Direktur Kebijakan Fiskal Celios, Media Wahyu Askar membeberkan beberapa penyebab penilaian buruk terhadap kinerja Prabowo-Gibran seperti lemahnya koordinasi antarlembaga, buruknya komunikasi publik, hingga realisasi sejumlah program prioritas yang dianggap lambat.

"Pak Prabowo Subianto mendapatkan skor 3 dari 10, sementara Gibran 2 dari 10. Selama setahun terakhir, banyak kebijakan yang belum menunjukkan dampak nyata bagi publik," ujarnya, dikutip dari laman resmi Celios.

Berdasarkan hasil survei yang diunggah, cuma ada satu persen responden yang menyatakan kinerja Prabowo-Gibran 'sangat baik'.

Sementara hampir separuh responden menyatakan kinerja mereka masuk dalam kategori 'sangat buruk'.

Celios pun menganggap hasil survei ini menjadi peringatan terkait legitimasi pemerintahan Prabowo-Gibran di mata publik.

Dengan predikat ini, pemerintahan Prabowo-Gibran terancam kehilangan kepercayaan oleh publik jika tidak ada perbaikan kinerja secara substantif.

Secara lebih detil, rendahnya persentase kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran juga disebabkan buruknya kinerja dari para menterinya.

Ada 10 menteri yang dianggap berkinerja buruk dan harus diganti. Mereka adalah:

  1. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (poin -151)
  2. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (poin -81)
  3. Menteri HAM, Natalius Pigai (poin -79)
  4. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni (poin -56)
  5. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (poin -36)
  6. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (poin -34)
  7. Menteri Koodinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (poin -22)
  8. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko (poin -14)
  9. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto (poin -10)
  10. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid (poin -7)

Adapun survei ini melibatkan 1.338 responden dan 120 jurnalis dari 60 lembaga pers di seluruh Indonesia.

Sementara, survei dilakukan pada 30 September-13 Oktober 2025.

Kepuasan Publik ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved