Seputar Polri
Brigadir Ardy Teguh, Polisi yang Jadi Guru Ngaji bagi Anak-anak di Desa Grabagan
Brigadir Ardy Teguh luangkan waktu di sela tugasnya untuk mengajar ngaji anak-anak di Desa Grabagan, menebar ilmu dan kasih sayang.
TRIBUNNEWS.COM - Upaya Polri untuk terus dekat dengan masyarakat tak berhenti hanya pada penegakan hukum. Lewat berbagai kegiatan sosial, jajaran kepolisian juga berperan aktif dalam mendukung pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak.
Seperti yang dilakukan Brigadir Ardy Teguh, Bhabinkamtibmas Polsek Kradenan Polres Grobogan, yang menyambangi tempat mengaji di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tapi juga bentuk nyata kepedulian Polri terhadap tumbuhnya semangat belajar agama di kalangan anak-anak desa binaannya.
Dalam kesempatan itu, Brigadir Ardy datang membawa bantuan berupa Al-Qur’an, buku bacaan keagamaan, serta paket sembako.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kegiatan positif di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pembinaan karakter dan akhlak generasi muda. Kami berharap, bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar,” ujar Brigadir Ardy.
Baca juga: Briptu Fredryk Batlayeri, Garda Terdepan Polri dalam Perkuat Ketahanan Pangan di Tanimbar
Kedatangannya disambut hangat oleh Wagimin, guru mengaji di tempat tersebut. Anak-anak tampak antusias dengan kehadiran sosok polisi yang datang dengan senyum ramah dan membawa semangat kebersamaan.
Selain memberikan bantuan, Brigadir Ardy juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para santri dan pengajar. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, mencegah kenakalan remaja, serta memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan antarwarga.
Menurutnya, tempat mengaji memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan jauh dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan media sosial maupun pergaulan bebas.
“Kami percaya, pendidikan agama yang baik akan menjauhkan anak-anak kita dari hal-hal negatif. Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk mendukung upaya pembinaan karakter anak-anak di masyarakat,” tambah Brigadir Ardy.
Aksi Brigadir Ardy menjadi contoh nyata dari pendekatan humanis Polri, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang berfokus pada pelayanan masyarakat dan membangun kepercayaan publik.
Lewat langkah sederhana seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara polisi dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana aman, damai, dan sejuk hingga ke pelosok desa.
Baca juga: Bripka Abdul Harik, Sosok Polisi yang Tak Lelah Menyalakan Harapan di Sekolah Terpencil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Seputar-Polri-Brigadir-Ardy-hadirkan-polisi-humanis-di-tengah-anak-anak.jpg)