Jumat, 8 Mei 2026

Kader Pecatan PDIP Geram dengan Mahfud MD Komentari Proyek Whoosh era Jokowi: Kenapa Jadi Sengkuni?

Mantan kader PDIP Sudarsono menyebut Mahfud MD telah menjadi sengkuni karena kerap berkomentar negatif terkait proyek-proyek Jokowi.

Tayang:
Penulis: Rakli Almughni
Editor: Sri Juliati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
MANTAN KADER PDIP - Mantan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi PDI Perjuangan (PDIP) DPC Kabupaten Pemalang Sudarsono melalukan aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/2/2025). Sudarsono kini marah dengan Mahfud MD dan menyebut mantan Menkopolhukam itu telah menjadi sengkuni karena kerap berkomentar negatif terkait proyek-proyek Jokowi. 

Ringkasan Berita:
  • Mantan kader PDIP Sudarsono marah dengan Mahfud MD yang berkomentar negatif terkait dengan proyek Whoosh dan IKN era Jokowi
  • Sudarsono menyebut Mahfud MD kini telah menjadi sengkuni karena terus-terusan "menyerang" Jokowi
  • Sudarsono dan Jokowi sama-sama dipecat oleh PDIP, dan Sudarsono kini telah menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI

TRIBUNNEWS.COM - Sudarsono, mantan kader PDIP yang sekarang menjadi kader PSI, meluapkan amarahnya kepada mantan Menkopolhukam Mahfud MD yang berkomentar terkait dengan proyek kereta cepat Whoosh hingga Ibu Kota Nusantara (IKN) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Sudarsono, Mahfud MD kini telah menjadi sengkuni karena melontarkan pernyataan-pernyataan negatif terhadap proyek yang dibangun oleh Jokowi semasa menjadi presiden.

Sengkuni adalah tokoh wayang yang melambangkan orang yang pandai bicara dan banyak akal, tetapi suka memfitnah, menghasut, dan mencelakakan orang lain.

"Si Mahfud, saya juga bingung, sekarang ingin saya sampaikan Mahfud kok jadi sengkuni. Ini kemarin dia ke mana, seperti apa, kok ikut-ikutan ngupas IKN katanya berpotensi ada pelanggaran, termasuk di Whoosh ada pelanggaran," kata Sudarsono, dikutip dari kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Kamis (23/10/2025).

"Dia (Mahfud MD) dulu sekian tahun ikut beliau (Jokowi), di Menkopolhukam lagi, berarti kan tahu semua dinamika, kok sekarang ikut-ikut menyampaikan hal itu. Menurut saya ini membuat gaduh," imbuhnya.

Sudarsono telah menjadi kader PDIP sejak tahun 1998.

Di PDIP, Sudarsono sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Ideologi.

Namun, pada Januari 2025, Sudarsono bersama dengan Jokowi dipecat oleh PDIP.

"Saya merasa sebagai orang yang mencintai Pak Jokowi dari awal sampai sekarang, dari awal dalam artian beliau kemarin diberhentikan oleh salah satu partai yang memecat beliau, saya kan di partai yang sama ikut beliau, PDI Perjuangan," katanya.

"Beliau dipecat PDI Perjuangan, saya Sudarsono juga dipecat dengan SK yang ada. Di PDIP saya Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Ideologi. Saya di PDIP dari 1998 sampai 2005 sebagai ketua kecamatan, terus 2005 sampai Januari 2025 saya pengurus partai yang tidak pernah terputus," tuturnya.

Baca juga: Poltracking Ungkap 56 Persen Rakyat Tak Percaya Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dian Sandi Sindir Roy Suryo

Menurut Sudarsono, seandainya proyek Whoosh era Jokowi melanggar hukum, Mahfud MD juga ikut terseret karena pernah di bawah kepemimpinan Jokowi.

"Kenapa Mahfud jadi sengkuni? Dia dulu kan Menkopolhukam, artinya untuk hal-hal yang berpotensi melanggar hukum dia ada di dalamnya kok, kalau itu benar, tapi bagi kami memang itu tidak benar," ungkapnya.

"Maka saya berani sampaikan seorang Sudarsono yang sudah jadi kader PSI ini berani tegas katakan ini kok Mahfud MD juga berpotensi jadi sengkuni?"

"Artinya hal-hal kalimat yang disampaikan beliau ini tidak sebagai layaknya seorang negarawan," lanjutnya.

Sudarsono berpandangan seharusnya Mahfud MD tidak ikut-ikut berkomentar yang bukan ranahnya, terlebih ia dan Jokowi sama-sama berasal dari Jawa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved