Kamis, 21 Mei 2026

Prabowo akan Tambah Jumlah & Fasilitas Pendidikan Dokter Secara Besar-besaran

Presiden Prabowo Subianto akan menambah jumlah serta fasilitas pendidikan dokter secara besar besaran di Indonesia. 

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
RESMIKAN RUMAH SAKIT - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Prabowo akan menambah jumlah serta fasilitas pendidikan dokter secara besar besaran di Indonesia.  

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo akan menambah jumlah serta fasilitas pendidikan dokter secara besar besaran.
  • Menteri Kesehatan sudah menyarankan Prabowo untuk menambah 30 fakultas kedokteran baru.
  • Kuota mahasiswa yang ada pada fakultas kedokteran sekarang akan ditambah.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan menambah jumlah serta fasilitas pendidikan dokter secara besar besaran di Indonesia. 

Rencana tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di tanah air.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia (RS KEI) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2025).

"Rumah sakit penting, tapi juga awaknya, dokter kita butuh tambahan sangat banyak. Dokter gigi, perawat, paramedis, dan itu kita juga akan melakukan perluasan, penambahan fasilitas pendidikan dokter, perawat, paramedis secara besar-besaran," kata Presiden.

Baca juga: Menkes Tegaskan Tak Boleh Ada Rumah Sakit Tolak Pasien yang sedang Memerlukan Pertolongan Darurat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kata Prabowo telah menyarankan kepadanya untuk menambah 30 fakultas kedokteran baru.

Selain itu juga kuota mahasiswa yang ada pada fakultas kedokteran sekarang akan ditambah.

"Menkes menyarankan kepada saya, kita perlu tambah 30 fakultas kedokteran baru, 30. Dan yang lama pun saya minta ditambah alokasi mahasiswanya," katanya.

Prabowo mengatakan dirinya berupaya agar mahasiswa kedokteran dan tenaga medis lainnya tidak terbebani dengan biaya pendidikan. 

 

PERESMIAN RS KARDIOLOGI - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menemani Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025).
PERESMIAN RS KARDIOLOGI - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menemani Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025). (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

 

Oleh karena itu, mahasiswa kedokteran dan tenaga medis lainnya akan mendapat beasiswa dari pemerintah.

"Khusus untuk dokter, saya upayakan bahwa sebagian besar, kalau bisa semuanya, insyaallah bisa, itu beasiswa penuh. Beasiswa penuh. Jadi pendidikan kita akan tambah beasiswa penuh untuk kedokteran, perawat, dan tenaga paramedis," katanya.

Selain menambah tenaga medis pemerintah juga akan mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk membangun rumah sakit yang canggih di seluruh wilayah Indonesia.

"Kita berusaha, tapi yang jelas saya akan alokasikan biaya yang cukup besar untuk pelayanan kesehatan," kata Presiden.

Presiden mengaku ingin 514 Kabupaten atau Kota di Indonesia memiliki rumah sakit canggih seperti RS KEI yang baru saja diresmikan. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved