Rabu, 3 Juni 2026

Banjir Bandang

Prabowo Telepon Kepala BNPB dan Basarnas Minta Evakuasi Cepat Koban Bencana Banjir Sumatera

Prabowo menginstruksikan agar jajarannya melakukan evakuasi cepat terhadap korban terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Sekretariat Presiden
BANJIR SUMATERA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, (27/11/2025). Ia telepon langsung Kepala BNPB dan Basarnas tangani cepat bencana di Sumatera. 

Sebanyak 6.579 KK terdampak dan ratusan keluarga mengungsi. 

Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, hujan deras menyebabkan air meluap di sejumlah permukiman dan menyebabkan lebih dari 950 KK terdampak serta puluhan keluarga hampir terisolasi.

Di Sumatera Utara, bencana terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan, di mana hujan sangat deras dan angin kencang memicu banjir bandang yang menewaskan 5 orang, membuat 4 orang hilang, serta melukai beberapa lainnya. 

Di Deli Serdang, curah hujan yang tinggi disertai pasang air laut menyebabkan banjir yang berdampak pada lebih dari 400 KK.

Di Pakpak Bharat, hujan intens memicu banjir bandang yang melanda lima kecamatan dan menewaskan satu warga, sementara pendataan kerusakan masih berlangsung.

Tapanuli Tengah menghadapi banjir dan longsor setelah hujan sangat tinggi turun terus-menerus selama lebih dari seminggu, mengakibatkan 1.902 KK terdampak serta 4 korban meninggal.

Di Tapanuli Utara, banjir dan longsor terjadi secara bersamaan setelah hujan deras, menimpa 69 KK dan menyebabkan 3 korban meninggal serta 5 lainnya hilang, sementara 19 KK mengungsi.

Tapanuli Selatan mengalami salah satu bencana terbesar, dengan 15 korban meninggal, puluhan luka-luka, dan sekitar 3.000 KK harus mengungsi akibat banjir dan longsor di 11 kecamatan.

Kota Padang Sidempuan juga terdampak ketika hujan deras membuat sungai meluap dan memengaruhi 240 KK, dengan satu orang dilaporkan hilang.

Di Mandailing Natal, hujan intens menyebabkan luapan pada anak Sungai Aek Dolok dan aliran sungai di Desa Sayurmaincat, sehingga 776 KK terdampak banjir.

Cuaca ekstrem juga terjadi di Sumatera Barat yang dipicu oleh bibit siklon tropis 95B menyebabkan banjir dan longsor di hampir seluruh kabupaten/kota selama empat hari hujan berturut-turut.

Dampaknya meluas, menyebabkan banyak warga mengungsi dan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan putus sepanjang 200 meter di ruas Jambak–Lubuk Simantung, serta sejumlah jembatan, sekolah, masjid, dan musala di 13 kabupaten/kota mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pesisir Selatan, warga terdampak menerima bantuan darurat, menandakan adanya jumlah pengungsi yang signifikan, meskipun angka pastinya tidak dicantumkan dalam siaran pers.

Kerugian material yang disebutkan mencakup kerusakan jalan, jembatan, sekolah, serta fasilitas ibadah, serta kebutuhan dasar masyarakat yang terputus akibat banjir dan longsor.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved