Banjir Bandang di Sumatera
Prabowo Beri Instruksi agar Bencana di Sumatra Jadi Prioritas Nasional
Menko PMK Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.
Ringkasan Berita:
- Menko PMK Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.
- Menurutnya, Prabowo sudah memimpin langsung koordinasi bersama seluruh kementerian/lembaga, termasuk TNI/Polri dan juga pemerintah daerah serta BUMN.
- Kepala Negara, sambung Pratikno, memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), pada Senin (1/12/2025).
Pulau Sumatra baru saja dilanda bencana besar berupa banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025, dengan korban jiwa mencapai lebih dari 600 orang dan lebih dari 1 juta warga mengungsi.
Presiden Prabowo pun meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, hingga berdialog dengan ribuan warga terdampak pada Senin pagi kemarin, hingga sore hari.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menyebut, kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi bencana ialah untuk memastikan bahwa negara hadir.
"Pada hari Senin tanggal 1 Desember yang lalu, Bapak Presiden telah meninjau secara langsung ketiga provinsi terdampak untuk memastikan negara hadir dan tidak meninggalkan masyarakat sendirian dalam situasi segenting ini," ujar Pratikno dalam konferensi pers, Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, Prabowo sudah memimpin langsung koordinasi bersama seluruh kementerian/lembaga, termasuk TNI/Polri dan juga pemerintah daerah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kepala Negara, sambung Pratikno, memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional.
"Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional."
"Termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh, secara total, salah satunya pada saat tanggap darurat ini menggunakan dana siap pakai," tuturnya.
Pratikno mengatakan, seluruh lembaga telah diberi instruksi oleh Prabowo untuk ekstra responsif dan memastikan fokus dalam penyelamatan korban, distribusi bantuan, serta pemulihan berbagai fasilitas dan layanan vital.
"Artinya terus dilakukan penanganan nasional dengan mengerahkan sumber daya maksimal pemerintah pusat, dari seluruh kementerian dan lembaga, baik itu BNPB, termasuk juga luar biasa dari TNI dan Polri," jelasnya.
Baca juga: Perusahaan Jamu Ini Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra
Bantuan untuk Korban
Sementara itu, upaya percepatan bantuan bagi korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus digencarkan.
Melalui koordinasi intensif bersama BUMN, Danantara dan seluruh lini operasional Garuda Indonesia Group menerbangkan 20 ton bantuan logistik menuju Banda Aceh, Medan dan Padang untuk selanjutnya didistribusikan ke warga korban banjir di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Penyaluran bantuan dilanjutkan oleh masing-masing perwakilan BUMN untuk pendistribusian bantuan logistik menuju titik terdampak di ketiga provinsi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pratikno-soal-Bencana-Sumatra.jpg)